Jeddah, 12 Juni 2025 — Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, mendorong pemerintah untuk membangun rumah sakit permanen di Tanah Suci sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Menurutnya, fasilitas kesehatan yang tetap dan dilengkapi dengan tenaga medis yang memahami bahasa serta budaya Indonesia akan sangat membantu kenyamanan dan keselamatan para jemaah.
"Setiap tahun, jutaan umat Islam berangkat ke Tanah Suci, dan jemaah Indonesia merupakan salah satu yang terbesar. Sudah seharusnya kita memiliki fasilitas kesehatan yang permanen dan ramah bagi jemaah, baik dari sisi komunikasi maupun penanganan," ujar Ranny kepada wartawan di Jakarta.
Politisi muda Partai Golkar dari Dapil Jawa Barat VI (Depok–Bekasi) ini juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan jemaah haji yang dimulai sejak dari daerah asal. Ia menilai bahwa pemeriksaan awal yang menyeluruh di daerah dapat menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko kesehatan saat menjalani ibadah haji.
"Pemeriksaan jangan hanya formalitas. Harus menyeluruh dan diprioritaskan dari daerah masing-masing. Ini soal keselamatan nyawa, bukan sekadar administratif," tegasnya.
Ranny juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan aktivitas fisik dan spiritual yang sangat berat. Karena itu, dukungan infrastruktur kesehatan yang memadai—baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi—harus menjadi perhatian serius pemerintah.