Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Yulisman: Energi Jadi Magnet Rp1.682 Triliun, 6,2 Juta Lapangan Kerja Siap Tercipta
  Muzaki   30 Juli 2025
Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Yulisman

Jakarta, 28 Juli 2025— Sektor energi diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan pengembangan energi bersih dan hilirisasi dapat menciptakan 6,2 juta lapangan kerja baru dan menarik investasi hingga Rp1.682 triliun dalam sepuluh tahun ke depan.

“Transformasi energi bukan hanya soal pengurangan emisi, tetapi peluang besar untuk menciptakan nilai tambah dan memperluas lapangan kerja,” kata Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Yulisman  di Jakarta, Senin (28/7).

Yulisman menegaskan Komisi XII DPR RI mendukung kebijakan percepatan investasi energi melalui regulasi yang pro-bisnis, insentif fiskal yang tepat, dan pengawasan berbasis transparansi. Menurutnya, tren global menuju energi hijau adalah momentum emas bagi Indonesia untuk menarik minat investor internasional. “Dengan potensi energi terbarukan yang mencapai 3.600 gigawatt, kita harus memastikan roadmap ini berjalan tepat waktu agar Indonesia menjadi pemain utama di Asia Tenggara,” ujarnya.

RUEN (Rencana Umum Energi Nasional) yang diatur melalui Perpres No. 22 Tahun 2017 menetapkan target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025.

Selain itu, pemerintah juga menetapkan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) untuk mengatur pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan yang terbaru Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk tahun 2025-2035. Sinkronisasi implementasi antara RUEN dan RUKN dinilai krusial agar transisi energi berjalan terukur.

Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS sebesar 5,3 GW dan PLTA 10 GW pada 2030 untuk memperkuat ekosistem energi bersih. Langkah ini juga mendukung pengembangan industri baterai kendaraan listrik, yang diproyeksikan menjadi salah satu penopang hilirisasi dan pengurangan impor energi.

“Jika eksekusi proyek dilakukan tepat waktu, Indonesia tidak hanya memenuhi target EBT, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan menciptakan dampak ekonomi yang inklusif,” tambahnya.

Yulisman menekankan perlunya insentif fiskal, kepastian hukum, dan penguatan infrastruktur untuk menciptakan iklim investasi yang kompetitif. “Pemerintah harus memastikan roadmap ini jelas dan implementasinya terukur, sehingga manfaat ekonomi dan lapangan kerja segera dirasakan masyarakat,” tegas legislator asal daerah pemilihan Riau II itu.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.