Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Terkait Kebakaran di Gedung Terra Drone Kemayoran, Ijeck soroti Kelalaian Standar Keamanan
  Muzaki   11 Desember 2025
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah

Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah menyampaikan keprihatinan dan duka cita atas peristiwa kebakaran di gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta yang menelan 22 korban jiwa. Ia menegaskan bahwa kejadian tragis tersebut seharusnya tidak perlu terjadi apabila standar keselamatan bangunan dijalankan secara ketat dan konsisten.

“Saya turut duka cita atas kejadian kebakaran di gedung Terra Drone Kemayoran yang memakan korban jiwa. Ini mestinya tidak terjadi. Namun ada kelalaian dari kita sendiri karena dari segi bangunan, untuk gedung bertingkat dan area perkantoran yang banyak dikunjungi publik, jalur evakuasi, tangga darurat, serta sistem hydrant harus benar-benar diperhatikan,” kata Musa kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/12/25).

Ia menekankan bahwa penyediaan alat keselamatan tidak cukup hanya pada tahap awal. Menurutnya, seluruh perangkat seperti alat pemadam, hydrant, dan sistem pendukung lainnya harus melalui pengecekan berkala, termasuk pelatihan rutin bagi petugas maupun penghuni gedung. “Kalau tidak, pengunjung juga tidak tahu harus lari ke mana saat keadaan darurat,” imbuhnya.

Musa Rajekshah juga menyoroti perlunya pemerintah daerah mempertegas standar keamanan gedung ketika pengajuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Ia menilai setiap bangunan bertingkat wajib memiliki tangga darurat, sistem pemadam yang memadai, jalur pipa hydrant di setiap lantai, serta alarm kebakaran yang terintegrasi langsung dengan dinas pemadam kebakaran dan kepolisian agar respons dapat berjalan lebih cepat.

“Untuk gedung-gedung besar, harus ada hydrant pemadam berkapasitas besar yang terhubung ke sumber air luar gedung sehingga petugas mudah memperoleh akses air. Gedung juga harus memiliki sistem hydrantinternal yang lengkap,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya penegakan aturan secara konsisten agar tidak hanya bersifat reaktif setelah terjadi bencana. Pemerintah dan pemilik gedung diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap bangunan-bangunan yang berisiko.

“Ini harus dijadikan SOP dan standar dalam perizinan. Ke depan, bangunan-bangunan harus dicek ulang. Kita tidak boleh hanya peduli saat ada kejadian, lalu lupa setelahnya. Ini menyangkut nyawa dan citra negara,” ujarnya.

Peristiwa kebakaran di Kemayoran ini, menurutnya menjadi momentum bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh gedung publik memenuhi standar keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang. 

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.