Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bukan Instan! RI Makin Tangguh Hadapi Krisis Energi, Golkar Ungkap Kuncinya
  Muzaki   24 April 2026
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI / Sekjend DPP Partai Golkar, M. Sarmuji

Jakarta - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji soroti posisi Indonesia yang menempati peringkat kedua sebagai negara paling kuat dalam menghadapi krisis energi global tahun 2026. Ia menyebut, capaian itu merupakan hasil keras keras dan cerdas pemerintah.

Adapun capaian itu didasarkan riset JP Morgan Asset & Wealth Management dalam laporan 'Pandora's Box: The Global Energy Shock of 2026,' Sarmuji menyebut capaian ini patut diapresiasi, terutama di tengah tekanan geopolitik akibat konflik di Timur Tengah.

"Situasi global saat ini tidak mudah. Konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel berdampak langsung pada rantai pasok energi dunia dan memicu ketidakpastian harga. Dalam konteks ini, posisi Indonesia yang relatif kuat bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan cerdas dalam membaca situasi," kata Sarmuji dalam keterangannya, Jumat (24/4/26).

Sarmuji menegaskan bajwa capaian tersebut menjadi lebih berarti mengingat Indonesia merupakan negara net importir energi, khususnya minyak. Ia mengatakan, kemampuan bertahan dalam tekanan global menunjukkan kombinasi kebijakan yang tepat antara pengelolaan sumber daya domestik dan strategi mitigasi risiko.

Menurutnua, ketahanan Indonesia ditopang struktur energi domestik yang solid, karena 77 persen kebutuhan energi nasional relatif terlindungi. Komposisinya terdiri dari batu bara sebesar 48 persen, gas 22 persen, serta energi terbarukan sebesar 7 persen.

Meski demikian, Sekjen Partai Golkar tersebut mengingatkan situasi global masih sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Dia meminta pemerintah terus memperkuat bauran energi nasional, mempercepat pengembangan energi terbarukan dan meningkatkan efisiensi dan ketahanan sektor energi secara menyeluruh.

"Capaian ini harus dijaga dan ditingkatkan. Ketahanan energi bukan hanya soal hari ini, tetapi juga kesiapan menghadapi masa depan yang penuh risiko. Pemerintah perlu terus bekerja keras dan cerdas agar Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga makin mandiri di sektor energi," jelasnya.

Berdasarkan riset JP Morgan Asset & Wealth Management, berikut peringkat negara dengan ketahanan energi tertinggi:

1. Afrika Selatan - 79%

2. Indonesia - 77%

3. China - 76%

4. Amerika Serikat - 70%

5. Australia - 68%

6. Swedia - 66%

7. Pakistan - 65%

8. Rumania - 64%

9. Peru - 63%

10. Kolombia - 60%

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.