Ia menambahkan, penguatan industri pertahanan nasional harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kemandirian pertahanan Indonesia. Produk-produk strategis dalam negeri, menurutnya, perlu mendapatkan dukungan berkelanjutan agar mampu memenuhi kebutuhan pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri pertahanan Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari hasil kunjungan tersebut, Elita memastikan Komisi I DPR RI berkomitmen untuk mengawal berbagai rekomendasi yang telah disampaikan oleh jajaran Pusdikkav TNI AD dalam pembahasan bersama pemerintah.
"Komisi I DPR RI sudah bersepakat akan mencoba mendukung apa yang menjadi temuan-temuan di Pusdikkav hari ini," tutupnya.
Melalui penguatan sarana pendidikan dan pelatihan, optimalisasi penggunaan teknologi drone dan sistem nirawak, serta dukungan terhadap pengembangan alutsista nasional, Komisi I DPR RI berharap Pusdikkav TNI AD semakin mampu mencetak prajurit Kavaleri yang profesional, modern, dan siap menghadapi tantangan pertahanan di masa depan.