Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Di Tengah Ancaman Karhutla dan Kemarau Panjang, Adrianus Asia Sidot Salurkan 23,7 Ton Beras untuk 790 Warga Landak
  Muzaki   15 September 2026
Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Kalimantan Barat, Adrianus Asia Sidot saat menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat Kabupaten Landak, (13/9).
data penerima bantuan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam memastikan bantuan pangan dapat diterima oleh masyarakat yang memang membutuhkan. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan masyarakat.

Lebih dari sekadar angka, 23,7 ton beras untuk 790 penerima menggambarkan adanya kebutuhan nyata di tengah masyarakat. Di balik setiap karung beras yang dibawa pulang, terdapat keluarga yang membutuhkan kepastian bahwa kebutuhan pangan mereka tetap dapat terpenuhi.

Sebab, ketika kemarau semakin panjang, yang dipertaruhkan bukan hanya hasil pertanian. Ada penghasilan keluarga, keberlangsungan dapur rumah tangga, dan ketahanan pangan masyarakat yang ikut berada dalam tekanan.

Begitu pula dengan karhutla. Di balik kepulan asap yang memenuhi udara, terdapat kehidupan masyarakat yang tetap harus berjalan. Ada petani yang mengkhawatirkan lahannya, ada orang tua yang memikirkan keluarganya, ada pekerja yang tetap harus mencari nafkah, dan ada masyarakat yang berharap udara kembali bersih serta kondisi segera membaik.

Karena itu, menghadapi karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api ketika kebakaran telah terjadi. Pencegahan, kepedulian terhadap lingkungan, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, serta perhatian terhadap masyarakat terdampak harus berjalan secara bersamaan.

Menjaga ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya tersebut. Ketika masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan pangan, mereka memiliki sedikit ruang untuk bertahan menghadapi tekanan ekonomi yang mungkin muncul akibat kondisi alam.

Bantuan beras yang disalurkan Adrianus Asia Sidot di Desa Pahauman menjadi salah satu bentuk nyata dari kepedulian tersebut. Mungkin bantuan ini tidak dapat menjawab seluruh persoalan yang muncul akibat kemarau panjang dan ancaman karhutla, tetapi setidaknya dapat membantu mengurangi satu beban yang sedang dipikul masyarakat.

Pada akhirnya, menghadapi situasi seperti ini membutuhkan lebih dari sekadar kepedulian sesaat. Dibutuhkan kehadiran dan kerja bersama agar masyarakat tidak hanya mampu melewati masa sulit hari ini, tetapi juga memiliki ketahanan untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul ke depan.

Di tengah kemarau yang panjang, ancaman karhutla, dan kabut asap yang semakin mengkhawatirkan, satu hal menjadi penting: masyarakat tidak boleh merasa berjalan sendirian.

Bantuan pangan adalah bentuk kepedulian. Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama. Dan menjaga ketahanan masyarakat adalah pekerjaan yang membutuhkan gotong royong dari semua pihak, tutup Adrianus.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.