Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua Komisi I Menghadiri Peringatan 70 Hubungan Diplomatik Indonesia - Norwegia
  Muhammad Said   22 Januari 2020
Ketua Komisi I DPR-RI Meutya Hafid memberi pidato sambutan dalam acara Peringatan 70 Hubungan Diplomatik Indonesia – Norwegia di Jakarta, Selasa malam (21/1/2020)

kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menghadiri Peringatan 70 Hubungan Diplomatik Indonesia – Norwegia di Jakarta, Selasa malam (21/1/2020). Acara tersebut dihadiri oleh Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Republik Indonesia Vegard Kaale, serta anggota-anggota Parlemen Norwegia.

"Hubungan antara Indonesia – Norwegia yang sudah berlangsung sangat lama ini sudah baik, dan saya percaya pertemuan ini dapat meningkatkan hubungan dua Negara ini menjadi lebih kuat lagi," ucap politisi Partai Golkar tersebut dalam pidato sambutannya.

Lebih lanjut Meutya melihat dalam beberapa tahun terakhir ini sudah ada penguatan kerja sama dalam berbagai bidang. Berikut beberapa kerjasama antara Indonesia – Norwegia yang sudah berjalan selama ini:

  1. Norwegia adalah negara pertama, yang melakukan Dialog HAM dengan Indonesia sejak 2011
  2. Norwegia telah berkomitmen dalam mendukung manajemen kehutanan dan perubahan iklim Indonesia yang dilakukan melalui REDD + (REDD Plus) sejak 2011
  3. Indonesia dan Norwegia memiliki komitmen bersama dalam menegakkan multilateralisme dan kemitraan ekonomi yang komprehensif
  4. Kerjasama yang berkesinambungan dalam mewujudkan potensi besar dalam bidang kemaritiman, akuakultur, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi
Dalam 70 tahun terakhir, Meutya menyoroti latar belakang strategi global yang terus berkembang dan berakibat dalam ketidakpastian global, oleh sebab itu Meutya Hafid berharap ada cara baru untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah berlangsung selama ini.

"Ada sejumlah gagasan yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah itu, yang pertama harus ada sinergi antara pemangku kepentingan maupun dari masyarakat dan dari kalangan swasta, kedua kita perlu mengubah tantangan menjadi peluang dengan mengembangkan mekanisme konsultasi yang kuat tanpa terbentur jarak," tukas Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut.

"Ketiga kita perlu memaksimalkan pemanfaatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (Indonesia - EFTA CEPA), keempat Kita perlu mengutamakan kontak perseorangan misalnya melalui Pendidikan dan Sektor Pariwisata," lanjut Meutya.

Meutya Hafid berharap bahwa Norwegia dan Indonesia dapat terus merevitalisasi hubungan kita, tidak hanya untuk 70 tahun ke depan tetapi untuk kurun beberapa tahun kedepan. 

"Kami sangat menantikan kerja sama yang lebih baik, dalam jangkauan yang lebih luas lagi dan lebih banyak membawa manfaat bagi rakyat dari kedua Negara," tutup Meutya. (*)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.