KabarGolkar.com- Di Pilkada Jambi 2020 mesin Partai Golkar semakin memanas, Koalisi Golkar bersama PDIP tampaknya akan semakin mendekati final yang masing-masing mengusung Cek Endra (CE) dengan Ratu Munawaroh. Menurut lingkup didalam internal Partai Golkar, rekomendasi untuk CE-Ratu ini tinggal menunggu ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto.
"Proses sudah selesai, tinggal tanda tangan. Seharusnya selesai hari ini (kemarin, red). Namun, karena ketua lagi sibuk di istana (presiden, red), jadi sedikit tertunda. Yang jelas Golkar sudah pasti ke CE-Ratu,’’ sebut sumber internal Partai Golkar ini
Bukan hanya Partai Golkar saja yang menunggu rekomendasi ,Begitupun dengan PDIP. Di kabarkan Cek Endra dan Ratu sudah bertemu dengan petinggi DPP PDIP dan juga para petinggi di jajaran DPD PDIP Provinai Jambi.
"Semua tinggal menunggu waktu saja. Karena semua proses sudah klir. Mudah-mudahan hingga akhir pekan ini rekomendasi dari Golkar dan PDIP sudah sudah keluar semua,’’ jelasnya
Bagaimana Reaksi PAN?
Hal yang menjadi pertanyaan, bagaimana dengan sikap PAN yang sejak awal disebut akan mengusung CE-Ratu. Sebab yang kita ketahui, Ratu Munawaroh adalah kader partai berlambang matahari terbit itu dalam hal ini menurut sumber internal, kemungkinan besar PAN akan dilepas.
‘’Tapi kita tidak tahu, bisa saja berubah. Karena dalam politik ini tiap detik bisa berubah. Kita lihat saja beberapa hari kedepan. Tapi sampai malam ini (Rabu malam), kabarnya PAN akan dilepas,’’ pungkasnya.
Sementara itu, sumber di internal Al Haris menyebut PAN sudah bisa dipastikan ke Haris-Sani.
"Sudah pasti. Sore tadi (kemarin, red), Wo Haris sudah berangkat ke Jakarta. Tinggal menunggu penyerahan (rekomendasi, red) saja,’’ kata sumber yang juga minta namanya tak disebut ini. Dia menyampaikan, rekomendasi PAN untuk Pilgub Jambi akan dilakukan serentak dengan rekomendasi untuk kandidat kandidat calon kepala daerah di kabupaten dan Kota.
"Jadi, penyerahannya serentak. Makanya, selain menunggu para kandidat kumpul, juga menunggu waktu luang Ketum PAN, pak Zulhas,’’ jelasnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuagan Edi Purwanto, mengatakan siapa pun yang didukung oleh PDI Perjuangan, baik nomor satu atau nomor dua tidak jadi masalah.