kabargolkar.com, PONTIANAK — Kebijakannya Pemerintah Indonesia mengharuskan setiap individu diwajibkan memakai masker guna mencegah penyebaran dan penularan virus Corona alias Covid-19, jelas bertolak belakang dengan ketersediaan masker di berbagai Apotik, Mini Market dan Toko.
Masker sudah lama hilang dan menjadi barang langka. Seandainya tersedia, harganya cukup mahal dan terbatas. Namun DPD Golkar Kalimantan Barat, sudah lama mengandang pengrajin masker kain untuk dibagikan kepada masyarakat di seluruh Kalbar. Salah satunya awak-awak redaksi Pontianak Post ikut kebagian ratusan masker kain buatan tangan.
”Bagus dan cukup kuat. Juga dapat dipakai berkali-kali dan lama. Kami mengucapkan terima kasih,” kata Deny, mewakili Redaksi Pontianak Post, seusai menerima sumbangan ratusan masker di ruang Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur dari Partai Golkar, Selasa(7/4).
Prabasa mengatakan, bahwa internal partai Golkar sesuai intruksi dari DPP Golkar mengharuskan ditengah Pandemi Virus Corona mewajikan kepada setiap anggota fraksi Partai Golkar, mulai tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota sampai pengurus kecamatan membantu pemerintah. Caranya mendayagunakan pelaku usaha pembuat masker kain, dan selanjutnya untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat pada 14 kabupaten/kota di Kalbar.
Makanya, lanjut Prabasa, penggurus DPD Provinsi di Kalbar berusaha semaksimal mungkin. Ini sesuai anjuran DPP Golkar untuk membuat masker kain. Pembagiannya tidak hanya diperuntukan kepada masyarakat, dari pihak membutuhkan seperti media Pontianak Post sebagai garda terdepan menyajikan pemberitaan tentang COVID-19 juga diberikan.
“Kebetulan juga stok di DPD Provinsi dipimpin pak Maman Abdurahman sudah menginstruksikan untuk dibagikan. Kami tak hanya memberikan kepada masyarakat. Pihak membutuhkan juga dibagikan, asalkan ketersediaannya masih ada,” ucapnya.