Kabargolkar.com - Pemerintah, DPR, dan penyelenggara sepakat Pilkada serentak 2020 digelar pada 9 Desember 2020. Keputusan itu sekaligus menjadi kesimpulan rapat kerja Komisi II dengan Mendagri, KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP RI.
Penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 telah dituangkan dalam Perppu No.2 Tahun 2020 sebagai penundaan Pilkada akibat Covid-19, yang sudah mendapatkan saran, usulan dan dukungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui surat B-196/KA GUGUS/PD.01.02/05/2020 tanggal 27 Mei 2020.
Untuk diketahui, di Provinsi Kalbar, ada tujuh daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2020 mendatang. Daerah tersebut diantaranya Sambas, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu dan Ketapang.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalbar, Heri Mustamin menyatakan, Partainya saat ini sedang membangun komunikasi politik intens dengan Partai Politik lainnya.
“Ada yang memang sudah kerangka-kerangka kesepahaman, walaupun belum fix, tapi sudah ada deal-deal politik yang akan disepakati lebih lanjut, terutama untuk berkoalisi,” ujarnya seperti yang kami sadur dari laman Redaksi Katalistiwa, Kamis sore (28/5).
Menurutnya, Partai Golkar dalam persiapan Pilkada 2020 mendatang, tentu langkah-langkah awal yang akan dilakukan adalah dengan mempersiapkan kader-kader yang akan dicalonkan atau diusung oleh Partai Golkar, baik dari kader internal, ataupun Partai Golkar akan sebagai pendukung di dalam koalisi partai-partai lain.
Heri menambahkan, Partai Golkar akan melakukan konsolidasi keterkaitannya dengan menyongsong Pilkada 2020 ini, mempersiapkan langkah-langkah pemenangan, diantaranya dengan komunikasi politik dan berkoalisi dengan partai lain, serta melihat potensi-potensi kemenangan di daerah atau titik-titik tertentu.
“Kami berkeyakinan bahwa tidak di semua kabupaten kami bisa menang, namun ada beberapa kabupaten yang kami yakin mampu dimenangkan,” ungkap Plt Ketua DPD Partai Golkar Pontianak ini.
Dalam rangka mencapai kemenangan tersebut, pihaknya di internal juga melakukan konsolidasi keterkaitan dengan persiapan dan tahapan Pilkada 2020 itu sendiri.
“Barang kali, nanti finalisasinya di bulan juni ini. Karena antara juni sampai desember ini hanya terpaut beberapa bulan saja. Maka dari itu, semua konsep terkait pemenangan tersebut tengah kita persiapkan, walaupun kami di Partai Golkar semua tersentralisasi di DPP,” terangnya.
Ia melanjutkan, sehubung Ketua DPD Golkar Kalbar, Maman Abdurrahman, juga sebagai Ketua Bappilu DPP Partai Golkar, pihaknya menyatakan bahwa hal tersebut tidak menjadi kendala yang berarti.
“Namun, biar bagaimanapun pasti ada mekanisme tersendiri di DPP terkait hal ini,” tandasnya.