Program unggulan Anda selengkapnya?
Ya, itu. Peduli ustad kampung. Saya menyampaikan program itu tergantung segmennya. Ya, kalau kita ketemu dengan ustadz-ustadzah, saya harus menyampaikan kepedulian saya itu beritikad mengangkat harkat derajat ustadz dan ustadzah yang saat ini dirasakan memang belum semuanya diperhatikan. Memang Kabupaten Bandung ketinggalan dengan kabupaten/kota lainnya.
Insya Allah, kalau saya mendapat ijin Allah jadi Bupati Bandung, maka program pertama itu bagaimana bisa memberikan honorarium, istilahnya basyaroh, sebesar Rp 500 ribu per bulan, termasuk iuran BPJS gratis. Karena kita harus memperhatikan juga kesehatannya ustadz, dengan membayar iuran preminya setiap bulan dari APBD.
Lebih dari itu dan para ustad ustadzah itu kita rencanakan nanti jadi bisa mengajar anak-anak sekolah SD dan SMP. Misalkan nanti dilihat kapasitas ustadznya. Kalau misalkan mengajar di SD kelas 1, 2, 3 itu mengajar iqro, oh brarti ustadznya yang ini. Yang tahu masalah kapasitas kualitas ustadz itu kan MUI desa.
Kemudian untuk kelas 4,5,6 itu sudah mulai anak-anak sekolah itu menghafal Al Quran. Jadi minimal sehari itu dua baris kelas 6 itu selesai. Insya Allah hafidz quran walaupun satu juz. Karena sekarang ini pendidikan moral jadi utama.
Kenapa saya memprogramkan ini? Pertama, alasan saya bahwa dengan hilangnya pendidikan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) ini kan sudah mulai kelihatan anak-anak kita itu pas mau remaja-remaja itu banyak tindakan kenakalan remaja.
Ya, mudah-mudah dengan pendidikan moral agama ini bisa membantu minimal meningkatkan pendidikan moralnya dan mendorong supaya anak-anak kita ini sholeh dan sholehah. Bisa membantu dan menghargai kedua orangtuanya. Jangan sampai ada kejadian ada anak-anak yang membangkang orang tuanya.
Kedua, kita perhatian dengan RT/RW. Saya langsung menyaksikan contoh kejadian pendataan, semua masyarakat pasti menyalahkan RT/RW manakala ada bantuan yang tidak sesuai atau masyarakat yang belum bisa dibantu. Maka dengan meningkatnya pelayanan publik kita juga harus memperhatikan untuk penambahan honorarium RT dan RW, plus juga dikasih BPJS gratis
Berapa persen rencananya Anda naikkan insentif RT/RW dari yang sekarang?
Naik 100 persen. Sekarang RT insentifnya Rp 125 ribu, berarti jadi Rp 250 ribu, plus BPJS gratis. Insentif RW sekarang Rp 150 ribu menjadi Rp 300 ribu plus BPJS gratis. Sekarang kita perhatikan guru honor cuma Rp 300 ribu per bulan, kita upayakan bagaimana supaya per bulannya bisa Rp 1 juta.
Kemudian ditambah lagi insentif Linmas naik 100% dan BPJS Gratis. Usaha kecil dengan bantuan modal untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) per desa Rp 1 miliar.
Bantuan modal tersebut diberikan tanpa bunga dan harus berputar di desa itu. Sehingga ke depan tidak ada lagi yang namanya Bank Emok. Karena di tiap desa, di samping ada modal usaha kecil melalui program KUBE, ada juga Bumdes yang berpihak untuk modal usaha dan adanya program UMKM dan Kemenko Perekonomian sekitar Rp123 triliun.
Kita lihat APBD Kabupaten Bandung kan Rp 6 triliun, PAD-nya Rp 1 triliun. Kita hitung kalau penambahan insentif bagi guru-guru, ustad ustadazah dan sebagainya kurang lebih anggarannya menelan Rp 200 miliar. Kita geser aja PAD