kabargolkar.com, BETUN - Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Lakalena mengingatkan pengurus DPD II Partai Golkar Malaka hasil Musda I untuk memperhatikan kaderisasi kepemimpinan.
Kaderisasi dimulai dari pengurus DPD II sampai ke tingkat kecamatan. Pola kaderisasi ini sudah mulai diterapkan di DPD I Partai Golkar NTT dimana 65 persen merupakan kaum perempuan dan yang berusia dibawa 30 tahun sekitar 60 persen.
Melki Lakalena menyampaikan hal ini saat membuka kegiatan Musda I Partai Golkar Malaka di Betun, Selasa (21/7) malam.
Hadir pada acara ini, Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, Ketua DPRD Malaka yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Malaka, Adrianus Bria Seran, Ketua KPU Malaka, pimpinan organisasi perangkat daerah, Dewan pertimbangan DPD I Partai Golkar NTT, Felix Pulu dan pengurus Partai Golkar se-Kabupaten Malaka.
Menurut Melki Lakalena, prestasi yang ditorehkan pengurus Partai Golkar di Malaka memang cukup bagus dan mendapat apresiasi yang luar biasa dari Ketua Umum Partai Golkar. Hal ini ditunjukan dengan menempatkan 8 kader duduk di kursi legislatif DPRD Malaka.
"Sinerjitas pencapaian hasil ini mendapat apresiasi Ketua Umum. Ini tentu diharapkan terus dipertahankan dan semakin solid kedepan. Bagi saya, kekuatan Golkar di Malaka tidak dapat diragukan," kata Melki.
Berkenaan dengan Musda ini, kata Melki, diharapkan berjalan sesuai proses normal dalam menghasilkan calon pemimpin yang mampu membawa partai kedepan semakin baik pula. Dalam alam demokrasi yang baik, lanjut Melki, diharapkan perlu adanya persiapan generasi pelapis. Perlu ada regenerasi kepemimpinan lingkup Partai Golkar di NTT.
"Saya mau beritahu bahwa di tubuh Pengurus DPD I Partai Golkar NTT kita sudah terapkan pola regenerasi. Sekitar 65 persen merupakan kaum perempuan dan yang diibawa usia 30 tahun sekitar 60 persen. Harapan saya Pak ABS (Adrianus Bria Seran) perlu persiapkan lapisan berikutnya. Dipersiapkan regenerasi berikutnya," pesan Waket Komisi IX DPR RI ini.
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atas nama pemerintah menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Musda I Golkar Malaka ini. Partai politik merupakan arsitek dalam hal mendukung program pelaksanaan pembangunan di daerah ini.
"Partai tentu punya peran mendukung pelaksanaan demokrasi di daerah ini. Arsitek dalam negara demokrasi itu adalah partai politik. Selaku pemerintah saya berpesan agar persiapkan kader dengan baik karena parpol itu dapur dan arsitek dalam mendukung pemerintah," kata Bupati Stefanus.