Seorang pengusaha, biasanya berbicara untung rugi, sementara politik tidak seperti itu. "Ady Kriesna itu adalah aktivis, tentu aktivis itu pandangannya ke depan. Ia berbagi, tidak memikirkan untung rugi," terangnya.
Sementara Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Maesan, Ahmad Sadad menjelaskan bahwa Kriesna sudah mengantongi 75% suara. "Jadi dia sudah pasti calon tunggal. Sebab Pasal 49 Juklak Partai Golkar tentang Musyawarah dan Rapat-Rapat mengatakan bahwa calon yang memperoleh suara diatas 50%+1 sudah bisa ditetapkan sebagai Ketua terpilih,” ujarnya.