Disinggung mengenai Refocusing anggaran yang belum dicairkan sisanya, Giri Prasta malah mengatakan belum ada anggaran.
“Kalau anggaran refocusing ini, maaf ya boleh tidak kita katakan Anggaran refocusing itu belum ada anggaran,” jelasnya.
“Kita sudah sepakati, anggaran Rp 270 M itu, karena anggaran di kabupaten Badung ini itu berasal dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR) jadi kita prioritaskan ke situ. Berapa dibutuhkan itu kita ambil,” jelasnya.
Pihaknya mengatakan, berapa dibutuhkan itu yang akan diberikan, lantaran kesiapan Badung tidak hanya untuk satu atau dua bulan saja.
“Dengan covid-19 sudah mereda, jadi refocusing berapa yang dibutuhkan oleh masyarakat itu yang kita berikan,” jelasnya sembari mengatakan kalau sisanya kan bisa kita gunakan untuk memenuhi APBD yang lain. (TribunBali)