kabargolkar.com, PONTIANAK - Ketua Bappilu DPD Partai Golkar Kalbar, Fransiskus Ason mengungkapkan jika pihaknya membentuk tim Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang biasanya dipakai oleh aparat keamanan.
Tim BKO tersebut, dikatakan anggota DPRD Provinsi Kalbar ini untuk pemenangan dan mencapai target Golkar yang telah ditentukan DPP.
"Bappilu Provinsi dibentuk oleh DPD Provinsi dalam rangka untuk mensukseskan baik itu pilkada, pileg maupun pemilu. Untuk sekarang ini kita fokus ke pilkada 7 Kabupaten, dan kami sebagai Bappilu sudah membagi untuk dibentuk BKO," kata Fransiskus Ason, Rabu (16/09/2020).
Dipaparkan Ason, Anggota DPRD Fraksi Golkar Pontianak dan Singkawang beserta pengurusnya di BKOkan ke Sambas. Sementara Anggota DPRD Fraksi Golkar Mempawah, dan Landak beserta pengurusnya di BKO- kan ke Bengkayang.
Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar beserta pengurus Sanggau di BKOkan di Sekadau. Anggota DPRD Fraksi Golkar Kayong Utara dan Kubu Raya beserta pengurus di BKOkan di Ketapang.
Namun untuk Melawi, Kapuas Hulu dan Sintang bersama pilkada, sehingga akan dimaksimalkan fraksi yang ada, termasuk di DPRD Provinsi. "Target Golkar 60 persen menang pilkada serentak ini," katanya.
"Kalau sudah diputuskan oleh DPP baik itu kader maupun bukan kader yang diusung disuatu daerah harus didukung full, bagi yang tidak menjalankan perintah partai mesti akan kena sanksi," tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, selain daripada pemenangan internal, pihaknya juga akan membentuk tim di koalisi. "Kalau Bappilu di koalisi tentu ada, tapi kita koordinasi dengan partai pengusung dan pendukung disetiap daerah," pungkas Fransiskus Ason.