kabargolkar.com, SANGGAU - Ketua DPD I Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman
Abdurrahman menghadiri konsolidasi pengurus DPD Partai Golkar Kalbar dengan DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau dan Musyawarah Partai Golkar Kecamatan Kapuas di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau, Kalbar, Selasa (16/2/2021).
Hadir juga Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar, Prabasa Anantatur, Bendahara DPD Partai Golkar Kalbar Ichfany, Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar Andry Soe, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau Fransiskus Ason, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau Timotius Yance, Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau Epifania Ratih Kumala Dewi, Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau Abdul Rahim, Anggota DPR RI, Adrianus Asia Sidot, anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari Fraksi Partai Golkar, para ketua pengurus kecamatan Partai Golkar, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sanggau dan pengurus lainya.
Ketua DPD I Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa agenda yang dilakukan ini adalah agenda rutin pasca Musda DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar.
"Artinya ini adalah agenda rutin yang memang sudah wajib dijalankan oleh kita kader partai untuk melakukan konsolidasi. di era kepemimpinan saya, saya betul-betul ingin membentuk dan menghidupkan kembali ada beberapa pengurus yang memang ditingkatan dusun sudah banyak yang tidak aktif, ini yang mau kita hidupkan,"kata Maman Abdurrahman.
Anggota DPR RI itu menjelaskan bahwa untuk Kabupaten Sanggau, kita sangat berkepentingan sekali untuk melakukan konsolidasi secara penuh.
Mengingat pasca perkembangan situasi politik di nasional yang dimana hampir pasti tidak ada revisi UU Pemilu.
"Artinya bearti Pilkada 2022 dan 2023 hampir dipastikan tidak ada, bearti semua akan diserentakkan tahun 2024. Momentum inilah pasca perkembangan situasi politik nasional, Saya selaku Ketua DPD I Partai Golkar Kalbar menyambut situasi politik nasional tersebut dengan betul-betul berkepentingan untuk melakukan konsolidasi secara masif khususnya Kabupaten Sanggau,"ujar Maman Abdurrahman.
Karena, lanjutnya, Kabupaten Sanggau ini adalah salah satu Kabupaten di Kalbar yang akan melakukan Pilkada di tahun 2023 tapi berdasarkan perkembangan terakhir akan mundur ke tahun 2024.
"Jadi itu kepentingan kita supaya seluruh kader punya kesamaan persepsi, penyamaan tekad dan kita mempersiapkan kader terbaik kita, putra terbaik dari Sanggau ini kita dorong nanti menjadi Bupati Sanggau kedepan," tegas Maman Abdurrahman.
Maman Abdurrahman menambahkan bahwa pihaknya membutuhkan kesamaan tekad terlebih dahulu, kesolidan partai.
Artinya konsolidasi hari ini adalah ingin melakukan penyamaan persepsi, menyatukan dan menyolidkan seluruh keluarga besar partai Golkar di Kabupaten Sanggau sampai ke tingkatan dusun.
"Bahwa kita punya hajatan untuk menghantarkan putra terbaik dari Kabupaten Sanggau untuk kita persiapkan menjadi Bupati Sanggau yaitu Pak Fransiskus Ason