Kabargolkar.com - Politisi Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB) HL Satriawandi menilai hangatnya diskusi tentang perombakan Alat Kelengkapan Dewan di provinsi tersebut lumrah terjadi dalam kepartaian untuk meningkatkan kerja-kerja politik Partai Beringin.
“Pada prinsipnya semua partai sah-sah saja melakukan rolling (perputaran atau rotasi, Red) atau melakukan penyegaran terhadap AKD,” kata Sekretaris DPD Golkar NTB terpilih itu.
Semua kader partai harus mengingat, partai memiliki hak penuh menugaskan kader duduk di posisi AKD tertentu. “Ini hak mutlak semua partai (termasuk Golkar),” imbuhnya.
Proses pergantiannya pun memiliki mekanisme tersendiri. Semua bertujuan untuk memastikan fungsi politik partai di DPRD NTB dapat berjalan sesuai harapan.
“Partai bisa mengevaluasi (kerja kader di AKD saat ini),” ulasnya.
Jika ada yang dirasa tidak maksimal, maka kebijakan pergantian atau penyegaran dapat ditempuh.
“Dapat me-rolling semua AKD yang berada di semua tingkatan dengan tetap mengacu pada regulasi yang ada,” jelasnya.
Hanya saja, sebelum sampai pada pergantian AKD, Golkar NTB perlu melakukan evaluasi terlebih dahulu. Mengukur kinerja semua AKD dari fraksi Golkar apakah telah melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik atau belum maksimal.
“Semua itu tergantung partai, apa dipandang perlu atau tidak melakukan penyegaran, melakukan reposisi dan atau melakukan rolling secara besar besaran AKD, tergantung kebutuhan masing-masing partai dengan tujuan yang ingin dicapai baik secara politik maupun kepentingan yang lebih luas bagi masyarakat,” ulasnya.
Namun demikian, untuk saat ini Anggota DPRD NTB itu menegaskan Golkar NTB belum membahas evaluasi AKD, apalagi terkait dengan perombakan AKD.
“Kalau di DPD Golkar NTB, sementara ini belum ada (pembahasan),” pungkasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD NTB dari fraksi Golkar NTB H Ahmad Fuaddi menanggapi rumor perombakan AKD di DPRD NTB.
Adik mantan Ketua DPD Golkar NTB HM Suhaili yang juga ketua Komisi IV DPRD NTB menegaskan loyalitas dan komitmennya untuk patuh dan taat pada partai. “Saya siap menjalankan perintah partai,” tegasnya. [Lombokpost].