Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kasus Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Ketua Golkar Sumsel Dodi Reza Sudah Curiga dari Awal
  Bambang Soetiono   03 Agustus 2021
Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) provinsi Sumsel Dr Dodi Reza Alex. (Photo: Tribun Sumsel/Arief)
ini sudah lama kita selidiki, dan ini adalah kali kedua tersangka melakukan tindakan seperti ini," katanya.

Ratno pun meminta dukungan dari Gubernur Sumsel serta forkopimda lain juga masyarakat dan media atas upaya Polri untuk mengusut tuntas hal ini.

Sebelumnya, kasus sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio (alm) untuk penanganan Covid-19 di Sumsel, membuat heboh masyarakat. Gaungnya bukan hanya di Palembang, namun sampai ke ibu kota.

Besarnya nilai sumbangan sempat membuat sejumlah pengusaha nasional berdecak kagum. Namun ada juga sebagian yang merasa janggal dan curiga, dari mana asal uang sebanyak itu.

Sepekan setelah pemberian secara simbolis sumbangan, uang yang dijanjikan tak kunjung cair. Anak bungsu Akidi Tio bernama Heryanti akhirnya diamankan Polda Sumsel, Senin (2/8/2021), pagi.

Seremoni pemberian bantuan diserahkan langsung kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Senin (26/7/2021). Turut hadir pada acara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru.

Rudi Sutadi, suami Heriyanti yang merupakan anak bungsu Akidi Tio saat itu mengatakan, uang dengan nilai fantastis tersebut adalah wasiat ayah mertuanya (Akidi Tio) untuk diberikan kepada orang-orang membutuhkan.

"Bukan dari sumbangan anak-anaknya. Tapi itu memang uangnya bapak yang diamanahkan ke kami," kata Rudi saat dihubungi tribunsumsel.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/7/2021).

Uang sebesar Rp.2 triliun tersebut dianggap ketujuh anak Akidi Tio sebagai amanah yang bila tidak disalurkan dapat menjadi karma.

"Jadi ya kami salurkan uang itu sebagaimana wasiat bapak semasa hidup. Takutnya nanti jadi karma kalau tidak disalurkan," ujarnya.

Janji sumbangan ini ternyata tak terealisasi hingga hari ini.

Bahkan belakangan muncul info yang beredar bahwa Heriyanti si anak bungsu Almarhum Akidi Tio yang juga perwakilan dalam menyumbang uang itu, punya utang sebesar Rp 3 miliar.

Saat mendapatkan info tentang utang tersebut, Tribun sebelumnya melakukan penelusuran dan mewawancarai dr Siti Mirza Nuriah SpOG yang merupakan orang dekat dari Heriyanti. Kabarnya juga Heriyanti berutang pada sang dokter.

Dikatakannya, dana sebesar Rp.2 triliun yang disumbangkan keluarga mendiang Akidi Tio akan cair pada Senin (2/7/2021).

"Senin cair. Tapi kan kita tidak tahu. Kan kita berencana, Tuhan yang menentukan. Tidak ada yang pasti di dunia ini. Tapi memang bisa saya katakan, senin cair," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (30/7/2021) malam.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.