Kabargolkar.com - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dinobatkan sebagai pemimpin atau kepala daerah visioner dengan meraih penghargaan Best Overall di ajang Indonesia Visionary Leader 2021.
Best Overall adalah penghargaan tertinggi dari semua kategori di ajang yang diadakan oleh MNC Group bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan tersebut diumumkan dan diserahkan pada Malam Inagurasi Indonesia Visionary Leader, sesi 7 dan 8 yang disiarkan secara langsung (live streaming) oleh MNC Group.
Tim Dewan Juri yang merupakan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik mengapresiasi para kepala daerah peraih penghargaan Indonesia Visionary Leader.
"Dibutuhkan pemimpin hebat. Jadi teman-teman corporate hadir bersinergi dan membantu pemerintah mencari pemimpin visioner dan memberikan reward untuk kepala daerah yang hebat," ungkap Akmal Malik via rilis Humas Pemkot Parepare, Jumat (10/9/2021).
Akmal mengemukakan, tema kegiatan Peran Visi di Tengah Pandemi Bersinergi dan Berkolaborasi untuk Bangsa, tepat di masa pandemi seperti saat ini.
Ia juga mengapresiasi peran media dalam memonitor kinerja para pemimpin daerah dan bagaimana masyarakat bisa menilai pemimpin mereka.
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo yang menjadi keynote speech mengingatkan, kepala daerah punya tanggung jawab mewujudkan janji kampanye Pilkada.
Mensukseskan program perekonomian nasional, mensukseskan program perencanaan pembangunan jangka pendek dan jangka menengah.
Karena itu, kata dia, dibutuhkan pemimpin visioner yang punya pandangan jauh ke depan.
"Pemimpin visioner harus berani ambil risiko untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat banyak. Bangun relasi dengan berbagai pihak, jangan alergi sekelompok orang," paparnya.
"Pemimpin visioner harus berpikir sistematis. Cepat mengambil keputusan, berani mengambil keputusan, berani mempercepat perizinan, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tandasnya.
Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengemukakan bahwa gagasan menghadirkan Covid Centre yang akan direalisasikan tahun ini menjadi perhatian Tim Dewan Juri Indonesia Visionary Leader.
Covid Centre adalah sebuah visioner menghadirkan pusat layanan pasien Covid-19 yang terkendali dan terintegrasi.
Itu dilakikan karena Covid-19 dalam perkembangannya dari waktu ke waktu memiliki varian-varian tertentu.
"Harus ada kemampuan dan keberanian kepala daerah untuk melahirkan kebijakan sekaligus langkah-langkah responsif dalam penanganan Covid-19," ujar Taufan.
"Saya melihat belum ada keilmuan yang berpendapat bahwa kapan Covid ini akan berakhir. Sehingga saya berpendapat penanganan Covid di Kota Parepare harus dilakukan secara visioner," jelas Taufan.
Taufan pun menegaskan, menghadirkan infrastruktur berupa Covid Centre di Parepare, merupakan terobosan penanganan Covid-19 jangka panjang.
"Menghadirkan infrastruktur berupa Covid Centre di Parepare ini merupakan terobosan penanganan Covid-19 jangka panjang," ungkap Taufan. (tribunnews.com)