Ijeck menjelaskan kegiatan ini akan terus berlanjut ke sejumlah daerah lainnya. Karenanya, sambung Ijeck, kegiatan vaksinasi dengan Yellow Clinic sebagai motornya ini akan terus diprogramkan.
“Jumlah Yellow Clinic tidak ada kita batasi. Malah ini sudah ada persiapan dari beberapa klinik lainnya untuk dijadikan Yellow Clinic juga,” sebutnya.
Dalam kesempatan ini, Musa Rajekshah yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara sangat mengapresiasi antusiasme dan kesadaran warga mengikuti vaksinasi. Makanya, pelaksanaan vaksinasi ini akan rutin dilakukan di tiap kabupaten/kota di Sumut.
“Antusiasme masyarakat memang sudah tinggi. Tapi tetap perlu kita edukasi bahwa vaksin adalah cara mencegah virus Covid-19, sehingga protokol kesehatan juga wajib. Kalau kita tidak mematuhi, Covid-19 ini tidak akan pernah usai,” kata Ijeck.
Diakui, Covid-19 menyebabkan ekonomi masyarakat di dunia termasuk Sumut memang sangat terganggu karena dilakukan pembatasan. Namun, alasan ini dilakukan karena pemerintah harus lebih mementingkan nyawa manusia dan ingin masyarakat sehat.
“Kita tidak mau lonjakan Covid-19 ini tinggi. Untuk itu, Golkar hadir membantu pemerintah agar tidak lagi ada daerah yang berada di level IV,” pungkasnya.
Bendahara Yellow Clinic Sumut, Rahmah Purba, menyatakan vaksinasi massal ini dilakukan selama dua hari berturut-turut oleh semua kader Golkar kepada masyarakat, khususnya warga Tanjung Morawa