Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Siap Wujudkan Keseimbangan Politik di Bali
  Bambang Soetiono   05 Oktober 2021
Ketua DPD 1 Golkar Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi percetakan kartu anggota Minggu (3/10). (Photo: Ist)

kabargolkar.com, DENPASAR - Sebagai partai besar, Golkar Bali ingin sungguh-sungguh mewujudkan keseimbangan sekala dan niskala di Bali. Untuk itu, DPD 1 Golkar Bali memfasilitasi para kader untuk memudahkan dalam pencetakan kartu tanda anggota (KTA) berupa fasilitas dan alat yang canggih. Tak tanggung-tanggung, Golkar Bali menggelontorkan Rp 100 juta untuk investasi pencetakan KTA.

"Sehingga dengan demikian berupa KTA sudah disetor bisa dicetak dengan cepat. Yang ingin dicapai yang realitas mampu menciptakan kekuatan partai sosial politik di Bali. Itulah konsep dasar harmonisasi," ungkap Ketua DPD 1 Partai Golkar Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry saat sosialisasi pencetakan kartu anggota di Wantilan Gedung DPD Golkar Bali, Minggu (3/10).

Sugawa Korry mengatakan, Bali mengenal konsep harmonisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan dan menjaga harmonisasi kualitas demokratisasi.

Dalam membangun Bali secara sehat, perpolitikan di Bali tidak bisa berjalan secara sepihak. 

"Tugas itu ada di kita. Anggota fraksi ada yang lebih dari tiga periode tidak boleh hanya puas hanya sebagai anggota fraksi, tetapi kita harus puas dan bangga anggota fraksi di kabupaten atau provinsi jika berbuat nyata di masyarakat. Itu kepuasan hakiki seorang politikus. Maka dari itu lakukanlah langkah-langkah yang terukur," ucap Sugawa Korry membara.

Imbuhnya, ukuran tercapainya kualitas sebuah partai ada pada lembaga yang tertata dan diisi oleh anggota yang mumpuni dan berkualitas. Terlebih musyawarah dari tingkat daerah sampai desa sudah berjalan dengan baik melalui musyawarah dan mufakat.

Tapi, menurutnya sebagai sebuah wadah tidak cukup menata kelembagaan semata, tetapi organisasi di provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa harus diperbaiki dan dititata dan diisi anggota partai Golkar yang riil.

“Apa alat ukurnya? Salah satunya mereka ber-KTA Partai Golkar karena anggota organisasi aktif. Di sana letak tanggung jawab semua membuktikan Golkar memang didukung oleh masyarakat dan anggota. Untuk itulah memperkuat konsolidasi anggota ini kami tidak ragu-ragu investasi hampir Rp 100 juta untuk bagaimana bisa mencetak KTA di DPD Provinsi Bali. Ini bermanfaat. Apabila kita semua kuat dan berkolaborasi untuk itu dipraktekan sistem sosialisasi seperti sekarang," terangnya.

Walaupun belum menang sepenuhnya dalam kontestasi politik, Sugawa Korry menegaskan yang terpenting adalah kualitas, khususnya dalam memberikan gagasan politik dalam pembangunan di Bali.

Golkar mengharapkan kader tak cepat puas misalkan bisa meningkatkan jenjang pendidikan formal yang juga harus diikuti kemampuan mendalami budaya di Bali sehingga bisa menyama braya.

"Kalau program tidak pro rakyat atau tidak menyentuh, maka itu tidak akan maksimal. Oleh karena itu, program harus pro rakyat melengkapi program pemerintah yang belum maksimal. Contohnya, kita tahu hari ini pemerintah belum maksimal menyentuh sektor pertanian.

Kita pun harus bergerak, pembinaan desa adat LPD. Kita harus bergerak. Kita tahu tahu belum maksimal pemberdayaan ekonomi rakyat dan kapasitas memperbaiki ekonomi rakyat saat pandemi di sana kita bergerak.

Program kita canangkan dalam program kerja. Maka dari itu harus berada dalam konteks harmonisasi pembangunan sekala dan niskala," pungkasnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.