Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Karanganyar Tegaskan Peningkatan PAD Tak Boleh Beratkan Masyarakat
  Bambang Soetiono   08 September 2022
Ketua DPD II Partai Golkar Karanganyar Ilyas Akbar Almadani (Photo: dok.timlo.net/raymond)

kabargolkar.com - Partai Golkar Karanganyar menyampaikan masukan ke Pemkab Karanganyar dalam menyikapi kondisi faktual masyarakat. Tujuh catatan itu disampaikan dalam pandangan umum Fraksi Golkar DPRD Karanganyar tentang rancangan Perda tentang perubahan APBD 2022.

Pandangan umum dibacakan juru bicara Fraksi Golkar DPRD Karanganyar, Aan Shopuanudin, Selasa (6/9).

Ketua DPD II Partai Golkar Karanganyar Ilyas Akbar Almadani mengatakan, pihaknya mendukung pendapatan asli daerah (PAD) dinaikkan 16 persen atau Rp 438,3 miliar dari sebelumnya Rp 378,8 miliar.

Politisi muda ini menilai, peningkatan dari sisi pendapatan daerah yang merupakan ranah Badan Pendapatan Daerah Karanganyar dilakukan untuk bisa memperbesar belanja daerah agar percepatan pembangunan di Karanganyar bisa segera terwujud.

Untuk itu, Ilyas meminta Pemkab Karanganyar lebih kreatif menggali sumber-sumber potensi lain selain dari pajak. Meski demikian ia mendukung upaya pemerintah daerah mengoptimalkan peningkatan PAD yang bersumber dari sektor pajak dan retribusi daerah, baik secara intensifikasi maupun ekstensifikasi.

Namun Partai Golkar tak sepakat upaya meningkatkan PAD tersebut memberatkan masyarakat. “Kami mendorong Pemkab Karanganyar terus berupaya mengoptimalkan peningkatan PAD yang bersumber dari sektor pajak dan retribusi. Namun demikian, kami berharap dalam upaya meningkatkan PAD tersebut tidak melakukan pungutan yang dapat memberatkan masyarakat,” papar Ilyas.

Ilyas pun mengingatkan pemerintah untuk menyiapkan berbagai langkah antisipasi yang kemungkinan terjadi. Baik bencana alam maupun penyakit.

“Kami berharap dapat dipetakan daerah rawan bencana seperti tanah longsor, banjir, angin ribut maupun bencana lainnya. Kami juga berharap dinas terkait dalam hal ini dinas Kesehatan dapat mendeteksi sedini mungkin adanya potensi penyakit di masyarakat yang timbul di musim penghujan,” katanya.

Kepala BKD Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan, di APBD Perubahan disepakati anggaran Rp 2,109 triliun. Adapun pendapatan daerah Rp 1,326 triliun. “Saat ini pendapatan sudah tercapai 62,87 persen. Kurangnya 31 persen,” katanya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.