Kabargolkar.com - Anggota Komisi III DPR-RI Dapil NTB II Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T kembali menggelar konsolidasi sampai tingkat Desa se-Kabupaten Lombok Timur guna memastikan kesiapan mesin partai dalam menghadapi perhelatan demokrasi yang sudah di ujung mata.
“Saya selaku Ko’ordinator Wilayah untuk Provinsi Bali-Nusa Tenggara Barat mau memastikan kesiapan semua elemen dan struktur partai dalam menghadapi Pileg, Pilkada dan Pilpres 2024” ujar Sari dalam sambutannya.
Tidak heran jika Kabupaten Lombok Timur yang merupakan kabupaten dengan penduduk terpadat di Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi perhatian khusus bagi sang legislator Partai GOLKAR tersebut
“Lombok Timur harus menjadi milik Partai GOLKAR baik itu Pilegnya, Pilkada maupun Pilpres, kita harus rebut kemenangan dan kejayaan GOLKAR di Lombok Timur, siap?” ujar sang Srikandi di hadapan 239 pengurus tingkat Desa Partai GOLKAR se-kabupaten Lombok Timur.
Sari Yuliati juga menitik beratkan kerja-kerja baik itu darat dan udara Partai GOLKAR melalui Bidang MPO (media dan penggalangan opini) untuk terus menguatkan struktur dan jaringan hingga tingkat Kecamatan dan Desa
“MPO harus terbentuk sampai tingkat Kecamatan dan Desa untuk memenangkan isu-isu di masyarakat” ujarnya Sari Yuliati kembali menegaskan.
Di tempat terpisah ketua DPD II Partai GOLKAR Kabupaten Lombok Timur H. L. Hasan Rahman memastikan kesiapan Partai GOLKAR untuk menghadapi event akbar demokrasi di Lombok Timur
“Kita fokus untuk memenangkan Pileg dulu baru setelah itu kita berbicara lebih lanjut terkait dengan event demokrasi di Lombok Timur, apapun itu kita tidak boleh lagi sebagai pengusung semata namun harus lebih dari itu” ujar Ketua Partai GOLKAR Lombok Timur yang akrab disapa bung Maman itu.
Kerja partai harus tetap terukur dan terstruktur guna memastikan semua agenda-agenda partai berjalan dengan baik, diapun tidak menapikan bahwa kader GOLKAR Lombok Timur secara SDM sudah siap memberikan kejutan pada waktunya nanti di Pileg maupun Pilkada 2024
“InsyaAllah siapapun itu dari kader terbaik GOLKAR harus bersedia." tutupnya.