Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Kelola Sampah, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Akan Pasang Mesin Seharga Rp11 Miliar di Kecamatan
  Irman   06 Januari 2023
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat meninjau prasarana persampahan di halaman Pendopo Bupati Serang, Kamis 5 Januari 2023. /M HASHEMI RAFSANJANI/Kabar Banten

Kabargolkar.com - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku akan melakukan pengadaan dua mesin incinerator seharga Rp11 miliar per unit tahun ini untuk kelola sampah.

Mesin incinerator tersebut akan digunakan Pemkab Serang untuk kelola sampah di Kabupaten Serang dengan kapasitas 20 ton per mesin.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan berdasarkan informasi kepala DLH Kabupaten Serang, setiap hari masyarakat Kabupaten Serang di 29 kecamatan 326 desa menghasilkan 1.000 ton sampah.

"Ini penangananya harus serius oleh kita tidak bisa hanya dilakukan Pemda," ujarnya dalam sambutan penyerahan armada pengolah sampah di pendopo Bupati Serang, Kamis 5 Januari 2023.

Ia mengatakan, dulu Kabupaten Serang punya Cilowong, namun ketika diberikan ke Kota Serang jadi persoalan. Kabupaten Serang tidak bisa membuang sampah lagi karena dilarang oleh Kota Serang.

"Padahal itu diserahkan pemkab ke pemkot tapi setelah diserahkan jadi tidak bisa buang kesana," katanya.

Oleh karena itu, Sekda dan DLH kemudian mencari solusi untuk membuang sampah ke Cilegon dan Lebak.

Saat ini Cilegon dan Lebak mau menerima, namun perkara sampah setiap hari volumenya bertambah. Sebab jumlah penduduk bertambah, otomatis sampah bertambah.

Pihaknya kemudian bersama wakil, sekda dan DLH mencari solusi mengolah sampah dengan mesin.

Pembahasan terkait pengadaan mesin tersebut dilakukan sejak ia awal dilantik tahun 2016.

Namun selama ini sulit menemukan mesin dengan harga bisa dijangkau dan pengelolaan yang bisa dilakukan.

Sebelumnya sempat ada janji hibah Rp200 miliar dari kementrian untuk mesin pengolah sampah. Namun kemudian tak kunjung ada realisasinya.

Kemudian ada lagi paparan dari perusahaan, namun kembali tak jadi realisasi.

Sampai akhirnya pada tahun 2022, pihaknya menemukan di Kabupaten Badung Bali dan Purwakarta Jawa Barat mesin pengolah sampah.

Menurut dia dengan tonase sampah 1.000 ton per hari, tidak mungkin bisa diselesaikan. Untuk tahun ini akan diadakan dua mesin dengan kapasitas 20 ton per alat.

"Dua mesin incinerator disimpan di Kecamatan Kibin dan RDF kapasitas 15 ton di Bojonegara. RDF kapasitas 15 ton per alat," ucapnya.

Ia mengatakan, jika satu alat bisa selesaikan 20 ton, sementara sampah volume 1.000 ton per hari maka butuh 50 unit alat incinerator. Biaya untuk satu alat tersebut mencapai Rp11 miliar.

Namun tidak mungkin mengeluarkan anggaran sebanyak itu, sehingga dua mesin tersebut tidak akan menyelesaikan masalah sampah yang mencapai 1.000 ton per hari.

Untuk itu ia mengapresiasi langkah 28 desa yang sudah membuat bank sampah. Bank sampah itu sudah bisa memilah sampah bernilai.

"(Sampah) ini harus diolah mulai dari desa, sampah dibuat bernilai. Kalau mau kerja keras bisa bernilai," ucapnya. (pikiranrakyat.com)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.