kabargolkar.com - Sukses menggeluti bisnis dan firma hukum yang moncer, pengacara kondang
yang kini berkonsentrasi sebagai politisi, KP Henry Indraguna memaknai perjalanan hidupnya dengan penuh syukur.
Keberkahan dan rasa syukurnya kepada Tuhan, Sang Pencipta juga tidak terlepas dari dukungan keluarganya, khususnya istri tercinta, Fangky Christina Hartati, dan kedua buah hati Arielle Angeline Indraguna dan Arviel Henryson Indraguna
Semua yang Henry dapatkan baik suka maupun duka ia anggap sebagai keberkahan dalam hidupnya.
Meskipun sering sekali mengalami jatuh bangun dalam bisnis dan karir, namun ia merasa semua itu bisa dilaluinya berkat dukungan keluarga besarnya, dari orang tua : Petrus Indraguna dan ibunya Hanawati Suherli.
Lalu ayah Mertua Alfa Gunawan dan ibu Mertua Sri Hartati.
Henry memilih menikahi Fangky Christina Hartati pada 2002 lalu, tepatnya 24 November karena kecintaan dan keyakinannya jika Fangky akan setia mendampinginya dalam suka dan duka hingga usia akhir hayat atau kematian yang memisahkannya.
Hingga sekarang keduanya telah melalui berbagai rintangan hidup. Suka duka dilalui bersama sehingga menambah indah dalam merajut masa depan keluarga bahagia, kemakmuran serta berkat dan manfaat buat semua orang.
Baginya berkat dukungan sang istri lah yang menghantarkan kesuksesan pengacara kondang ini hingga sekarang.
Tentu saja, dibalik kesuksesan seorang suami tidak terlepas dari dukungan penting dari seorang istri.
Peran istri dalam keluarga dapat memberikan kontribusi positif dan energi terbarukan bagi perkembangan dan kemajuan karier suami. Sebab itu, hal tersebut sangatlah penting bagi keluarga Henry.
Bahkan keduanya kerap tampil kompak dalam berbagai kegiatan sosial yang dilakukan Founder dan Chairman Henry Indraguna and Partners Law Firm ini.
Fangky Christina Hartati begitu setia mendampingi dan melayani kemana suaminya melangkah yang tak lain adalah politisi Beringin ini menyapa konstituennya, khususnya di Dapil Jawa Tengah V (Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Boyolali dan Klaten).
Tanpa canggung kedua pasutri yang saling support ini membaur bersama warga dan tak pernah bosan mendengarkan aspirasi mereka.
Bahkan bukan sakadar hanya mendengarkan curhatan atau aspirasi warga saja, Henry dan Fangky berbagi rezeki jika turba alias turun ke bawah dalam bentuk bantuan sosial, seperti sembako, tebus murah minyak goreng yang saat ini menjadi komoditas langka di pasaran, bantuan benih, bibit, pupuk, modal usaha, kaki palsu, bantuan biaya pengobatan hingga umroh dan emas.
"Dukungan istri, anak-anak serta keluarga serta masyarakat maupun teman-teman media yang menyemangati saya untuk bisa hadir di tengah-tengah rakyat. Berkat dukungan keluarga, saya bisa menjalankan banyak kegiatan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk rakyat," kata Doktor Ilmu Hukum di dua Universitas terkemuka kelahiran 29 Agustus 1973 ini.
Anggota Tim Ahli Hukum dan Perundangan-undangan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpes) ini rajin menyambangi konstituen hingga ke pelosok desa dan dusun.
Contohnya saja ketika, Anggota Dewan Pakar Partai Golkar itu menggelar kegiatan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Ketika itu Henry turut membagikan ribuan liter minyak goreng untuk rakyat.
Kemudian juga berlanjut ke Kabupaten Klaten, Sukoharjo dan kembali ke Kota Solo