kabargolkar.com -Plt Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi Phinera Wijaya menjelaskan jika ia diberikan mandat oleh DPD Golkar Jawa Barat sebagai ketua sementara melalui SK nomor 115/DPD PG Jabar /3/2023. Dia diberikan tugas untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan usai kekosongan jabatan.
"Saya diberikan waktu 30 hari untuk melaksanakan Musdalub (musyawarah daerah luar biasa), memilih lagi Ketua Golkar Kota Sukabumi yang baru," kata Phinera kepada detikJabar di Kantor DPD Golkar Sukabumi, Jalan Pabuaran, Kota Sukabumi, Rabu (5/4/2023).
Dia mengatakan, kepanitiaan Musbalub sudah dibentuk dan rencananya musyawarah daerah luar biasa itu akan dilaksakan satu bulan ke depan. "Karena kami semua calon-calon anggota legislatif itu pada tanggal 1 sampai 14 Mei harus sudah didaftarkan di KPU dan itu tidak bisa ditandatangani oleh Plt jadi kita harus segera mencari ketua yang definitif," sambungnya.
Dia mengungkapkan, Jona Arizona masih menjadi kader Golkar. Hanya saja, peluang Jona untuk maju di Pilkada 2024 jelas tertutup rapat. Diketahui, Jona beberapa kali sempat mencalonkan diri sebagai Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Sukabumi, tepatnya pada tahun 2013 dan tahun 2018 lalu.
"Ya kalo itu sudah jelas (tidak ada peluang dicalonkan sebagai Cawalkot Sukabumi) karena ada perbuatan yang tercela, yang sudah dilakukan," ungkapnya.
"Perbuatannya itu berdampak kepada partai dan ada aturan di kita seperti prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tindakan tercela. Ini kan sudah tindakan tercela jadi ada sanksi dari partai," sambungnya.