Ace menjelaskan bahwa Partai Golkar hadir dalam rangka mempercepat pengembangan ekonomi hijau. Mendorong pembangunan rendah karbon melalui pembangunan energi berkelanjutan, pengelolaan limbah terpadu, pengembangan industri hijau dan pemulihan lahan berkelanjutan, serta pengumpulan data, dan rehabilitasi ekosistem pesisir dan kelautan.
“Mendorong penerapan ekonomi sirkular, yaitu efisiensi sumber daya. Tak hanya soal pengelolaan limbah, tetapi juga seluruh proses produksi agar bahan bakunya dapat digunakan secara berulang dan dapat menghemat sumber daya alam,” ucapnya.
Pemanfaatkan ekonomi sirkular menjadi penting dalam rangka meningkatkan pertumbuhan PDB Indonesia sebesar Rp600 triliun pada tahun 2030. Selain itu, juga menghasilkan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru, termasuk pekerjaan yang memberdayakan perempuan dengan kesempatan yang lebih baik.
“Sehingga bisa menguatkan kemampuan teknologi kendaraan elektrik yang bahan baku baterainya (nikel dan kobalt) banyak ditemukan di Indonesia,” ujarnya.
Partai Golkar juga mendorong Penguatan Institusi TNI dan POLR dengan cara mendukung penuh peningkatan kemampuan dan profesionalisme TNI/Polri, baik dari segi akademik maupun dari segi kemampuan teknis.
“Kita mendukung penuh pembentukan bagian cadangan matra darat, matra laut, serta matra udara beserta cadangan logistik sesuai kebutuhan matra untuk memperkuat bagian utama. Mendukung peningkatan pengawasan terhadap profesionalisme dan kemampuan aparat,” kata Ace.
Hal itu bisa diwujudkan dengan mengadakan program-program pembinaan sumber daya manusia secara berkelanjutan (preventif) dan penegakan hukum yang tegas (kuratif).