“Koperasi ini tidak lanjut kerjasama dengan berbagai perusahaan salah satunya CTI Asia yang ownernya kebetulan salah satu kader Golkar. Koperasi ini sudah terbentuk lengkap badan hukum dan realisasi pembiayaan kepada calon PMI seperti pekerja kapal pesiar adalah hari ini yang pertama. Tentu program ini akan berlanjut lagi. Apalagi di November ini ada permintaan 1500 tenaga kerja untuk kapal pesiar dari Carnival Cruise Line,” beber Sugawa Korry.
Dia lantas mengungkapkan Koperasi Jasa Swadarma Guna Karya (SGK) Bali diprakarsai Golkar Bali bersama warga masyarakat dan gerakan koperasi dan terbentuk pada tanggal 7 April 2023. Koperasi ini telah memberi manfaat yang besar dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kesempatan kerja yang baik.
“Kalau sekarang anggotanya sudah lebih dari 100 anggota, nanti akan terus berkembang. Terima kasih kepada seluruh stakeholder. Langkah ini adalah langkah awal yang akan diikuti dengan langkah selanjutnya yang lebih maju lagi,” pungkas Sugawa Korry.
Ketua Koperasi Jasa Swadharma Guna Karya (SGK) Bali Dr. Nyoman Diana mengaku pihaknya bersyukur hari ini bisa melakukan penyerahan bantuan dana kepada calon PMI yang akan berangkat kerja ke kapal pesiar dan darat. “Semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan beban masyarakat Bali,” katanya.
Melalui bantuan kredit pembiayaan kerja ke luar negeri ini, per orang penerima dibantu pembiayaan sebesar Rp 30 juta dan hari ini total diserahkan bantuan pembiayaan secara simbolis kepada 12 orang penerima sehingga total pembiayaan yang disalurkan adalah Rp 360 juta.
Bantuan pembiayaan atau kredit biaya kerja ke luar negeri ini diberikan dengan jangka waktu atau tenor selama 12 bulan yang pengembaliannya dicicil setiap bulan dengan tingkat suku bunga sangat rendah hanya 1 persen per bulan. Pembayaran cicilan dilakukan setelah penerima dana ini mendapatkan gaji pertama di tempat mereka bekerja di luar negeri baik di darat maupun di kapal pesiar.
“Penerimanya memang kami prioritaskan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan juga bagi calon tenaga kerja yang memerlukan tambahan pembiayaan untuk kerja ke luar negeri,” terang Diana.
Sementara itu CEO & Founder International Career Center Antoni Sukmajaya selaku parner Koperasi Jasa Swadharma Guna Karya (SGK) Bali mengungkapkan para generasi muda yang siap berangkat kerja ke luar negeri ini tidak hanya bertalenta dan punya skill mumpuni siap bersaing tapi juga punya mental kuat dan tetap memegang teguh kearifan lokal Bali.
“Kita memberi bukti bukan seribu janji. Tetap semangat berdoa yang terbaik ikuti aturan niscaya bisa berhasil dengan baik,” pesannya. (metrobali.com)