Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Politisi Golkar Cirebon Bicara soal Kenaikan Harga Beras
  Bambang Soetiono   22 September 2023
kita terutama kalangan UMKM yang menghasilkan produknya dari bahan beras seperti pengguna tepung beras, jajanan pasar terbuat dari tepung beras, tukang lontong, nasi kuning, nasi uduk, nasi jamblang, dll.

Mereka berhenti memproduksi karena tidak bias menaikkan harga ke konsumen yang secara signifikan apalagi jenis makanan tentu menjadi sulit untuk menjual produknya apabila mengurangi ukuran ataupun jumlah yang selama ini dianggap sesuai.

"Situasi tersebut berlangsung sejak juli 2023 sampai dengan saat ini dan pemerintah harus segera mengatasi kelangkaan tersebut dengan melakukan operasi pasar dan lagi lagi import beras dari negara tetangga," ujarnya.

Bahkan, dikabarkan pemerintah akan mengimpor 2 juta ton beras dalam mengatasi kelangkaan tersebut dan sudah berlangsung sampai dengan saat ini. Tetapi harga beras tak kunjung turun.

"Melihat dua sisi kepentingan yang begitu urgent tersebut di mana dari sisi petani saat ini menemukan harga yang wajar dan layak untuk bisa meraih untung. Karena selama ini banyak ruginya dan tentu menjadi daya tarik untuk usaha di sektor tersebut," katanya.

"Bagaimanapun masyarakat kita yang jelas dan notabene pertanian adalah sumber utama lalu disisi lain produsen dan penjual mengalami kesulitan melakukan penjualan dan meraih keuntungan karena dianggap kenaikan nya menjadi tidak wajar. Tetapi bila kita bandingkan dengan harga beras dunia yang berkembang sekarang ini memang nilainya sama dengan harga jual," terangnya.

Saat ini kenapa harga beras ini situasinya tidak bisa turun seperti tahun sebelumnya walaupun import beras sudah di lakukan dan ternyata di beberapa negara harganya tinggi karena mereka sudah mulai menyiapkan stok cadangan pangan nya sendiri dan bahkan menyetop ekspor berasnya demi ketahanan pangan negaranya.

"Bagaimana dengan stok cadangan beras negara kita? Ini yang menjadi pertanyaan semua masyarakat Indonesia dan pemerintah wajib menjawabnya dengan jujur dan bertanggung jawab," katanya.

Jika dilihat dari data badan pusat statistik (BPS) produktivitas padi (gabah) pada tahun 2020 berjumlah 54.649.202.24 ton kemudian tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 54.415.294.22 ton dan di tahun 2022 ada sedikit peningkatan menjadi 54.748.977.00 ton.

Sementara pada tahun ini, kata dia, diperkirakan mengalami penurunan akibat adanya elnino yang mengakibatkan kekeringan panjang dan menyebabkan beberapa daerah yang menjadi menyuplai beras dan sebagai lumbung mengalami gagal panen.

Kalau dari fluktuasi data yang ada, ini menjadi salah satu faktor ketidakstabilan harga beras di pasaran dan akumulasi dari penurunan produksi di tahun sebelumnya. Jika kebutuhan nasi rata-rata perorang 250 gram beras setiap hari, maka kebutuhan beras nasional kita perhari 61.875 ton dan kebutuhan setahun 22,6 juta ton beras.

"Jadi dapat kita simpulkan berdasarkan hitungan kebutuhan dan hasil panen gabah tidak mencukupi untuk stok kebutuhan pangan kita bila diasumsikan hasil panen tersebut memiliki rendemen 65% maka tidak ada setengahnya cadangan kebutuhan beras kita sehingga mengakibatkan harga beras makin mahal," tandasnya.

Banyaknya faktor yang menjadikan produktivitas padi (gabah) menurun mulai dari faktor cuaca, kemarau yang Panjang, perubahan iklim global, penyempitan lahan produksi akibat alih fungsi lahan dll, serta beberapa negara yang memberhentikan ekspor beras nya untuk ketahanan pangan negaranya, makin tinggi nya harga beras dunia maka ini merupakan akumulasi dari penyebab naiknya harga beras kita dan kenaikan tersebut menjadi hal yang wajar.

"Tinggal tugas penguasa yang memiliki kewenangan regulasi mengambil sikap bijaknya melihat dua sisi tersebut untuk mencapai harga yang berkeadilan untuk

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.