“Memperingati sekaligus untuk menunjukkan eksistensi dan soliditas. Harapan kami, Pak Nyoman Sugawa Korry berharap dan juga sudah bersurat ke Kabupaten kota se Bali bahwa instruksi pemasangan bendera itu untuk diindahkan,” bebernya.
Menurutnya, ada 3 poin yang dijadikan sebagai acuan oleh DPD Golkar Bali kepada seluruh pengurus, simpatisan, kader dan caleg Partai Golkar di seluruh Bali. Pertama adalah tidak mengganggu lalu lintas, keindahan dan keasrian, baik taman kota atau wilayah-wilayah protokol.
Kedua harus ada izin jika ingin melakukan perayaan di jalan umum, begitupun juga jika perayaan dilakukan rumah-rumah harus atas seizin pemilik rumah.
“Diharapkan tertib dipasang dengan baik sehingga itu menjadi indahlah pemasangan bendera kita karena itu yang kita sudah persyaratkan kepada mereka,” harapnya.
Selain acara apel siaga, Dewa Suamba Negara, di hari yang sama Golkar Bali memberikan kesempatan kepada 18 UMKM binaan Partai Golkar di Bali untuk memamerkan hasil produksi mereka, dengan harapan produk mereka akan dikenal oleh 600 simpatisan maupun kader Golkar yang akan hadir pada peringatan HUT ke-59 Partai Golkar.
“Kita memberikan kesempatan kepada mereka memarkan hasil produksinya. Harapannya hasil produksinya itu minimal dikenal oleh orang yang hadir 600 orang itu,” tutup Dewa Suamba Negara.