Kabargolkar.com - Ketua Partai Golkar Jakarta Selatan Kreshna Putra optimistis bisa mendapatkan 3 kursi DPRD DKI pada Pemilu 2024. Yakni 2 kursi dari dapil 7 dan 1 kursi lagi dari dapil 8 DKI Jakarta.
”Kami optimistis karena berdasar dari hasil rekap C1 yang kami miliki dan telah disetorkan para saksi kepada partai,” kata Kreshna Putra.
Menurut dia, hasil rekap itu menyebutkan bahwa di dapil 7 Golkar mendapatkan dua kursi dari 10 kursi yang diperebutkan. Sedangkan di dapil 8, Golkar mendapatkan satu kursi dari 12 kursi yang tersedia.
Lebih lanjut Kreshna Putra mengatakan, optimisme tersebut juga berdasar hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan. Partai Golkar selalu hadir dalam setiap penghitungan suara di kecamatan.
”Sampai 75 persen penghitungan suara di tingkat kecamatan, menunjukkan hasil yang sama bahwa Golkar berpotensi mendapatkan dua kursi dari dapil 7 dan satu kursi dari dapil 8,” beber Kreshna Putra.
Raihan tiga kursi oleh Golkar Jakarta Selatan itu sebuah prestasi yang luar biasa di bawah kepemimpinan Kreshna Putra. Sebab, pada 2019 Partai Golkar di Jakarta Selatan tidak mendapatkan satu pun dari 22 kursi yang tersedia.
”Ini bisa dikatakan bahwa kenaikan kursinya 300 persen dari tidak ada menjadi tiga kursi,” tutur Kreshna Putra.
Dia menegaskan, keberhasilan Golkar Jakarta Selatan tidak terlepas dari kerja keras semua pihak. Terutama ketepatan seleksi caleg oleh Partai Golkar.
”Golkar betul-betul menyeleksi para caleg dengan sangat objektif tanpa melihat suka atau tidak suka, anak siapa, atau punya dukungan siapa,” kata Kreshna Putra.
Namun, seleksi caleg Golkar didasarkan pada kemampuan jaringan, pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi, dan kemampuan finansial.
”Itu semua dinilai secara objektif, pertama dari 200 persen diseleksi menjadi 150 persen kemudian 100 persen dan hasilnya mendapatkan kader-kader terbaik untuk bertarung di pemilu legislatif,” terang Kreshna Putra.