KabarGolkar - Partai Golkar mulai membuka kantor partai untuk berbagai
aktivitas masyarakat sebagai bagian dari langkah memperkuat kedekatan dengan publik sekaligus menjaga relevansi partai di tengah dinamika sosial.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyiapkan petunjuk pelaksanaan guna mengoptimalkan pemanfaatan kantor partai di seluruh Indonesia.
“DPP sekarang mulai kita buka. Ada padel di DPP. Lalu kegiatan-kegiatan masyarakat juga kita bolehkan untuk melakukan di kantor DPP Partai Golkar,” kata Sarmuji saat menghadiri sarasehan dan pendidikan politik di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, Sabtu (9/5/26).
Menurutnya, kantor partai di semua tingkatan harus menjadi ruang yang hidup dan aktif bagi masyarakat. “Kantor ini jangan sampai sepi setiap hari. Harus meriah,” kata Sarmuji.
Ia menjelaskan, kantor Partai Golkar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat, mulai dari pelatihan, konsultasi, sosialisasi hingga edukasi.
“Bisa menjadi tempat pelatihan. Bisa menjadi tempat konsultasi, bisa menjadi tempat sosialisasi, edukasi, dan sebagainya,” katanya.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu juga meminta seluruh pengurus Golkar menghadirkan kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. “Buatlah kegiatan yang relate dan relevan,” ujarnya.
Sarmuji menilai promosi kegiatan melalui media sosial menjadi langkah penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat tanpa harus mengandalkan biaya besar.
“Umumkan di media sosial. Kasih target kuota. Asal kegiatannya bagus, enggak perlu lagi ongkos duit. sama sekali enggak perlu,” ucap Sarmuji.
Dalam kesempatan tersebut, ia mencontohkan aktivitas DPD Partai Golkar Tulungagung, Jawa Timur, yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan sosial dan edukatif bagi masyarakat.
“Ada kurasi UMKM saya hadir, festival Ramadan saya hadir. Sebelumnya ada kegiatan edukasi untuk kesehatan rahim dan sebagainya. Tidak ada kegiatan di DPD Tulungagung yang pulangnya orang dikasih duit,” jelasnya.
Menurutnya, keterbukaan kantor partai terhadap masyarakat menjadi salah satu cara agar Golkar tetap dekat dengan publik.
“Golkar ini bisa bertahan karena dua hal: relevan dan relate. Relevan itu artinya nyambung dengan apa yang ada sekarang. Relate itu artinya sesuai dengan kebutuhan orang-orang,” ungkapnya.
Sarmuji menambahkan, kombinasi pemanfaatan media sosial dan aktivitas kantor partai akan memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat. “Mengkombinasikan antara media sosial dengan kantor ini,” kata Sarmuji.
Lebih lanjut, seluruh DPD Partai Golkar nantinya akan diarahkan membangun pusat pengelolaan informasi dan dokumentasi untuk memenuhi kebutuhan informasi publik terkait aktivitas partai.
“Kantor ini sekali lagi jangan lagi sepi seperti dulu-dulu,” kata Sarmuji.
Ia juga mengingatkan bahwa pada masa lalu masih terdapat kantor partai yang minim aktivitas.
“Pada waktu saya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, masih ada satu dua kantor DPD yang sehari-hari bukan hanya sepi, tapi dikunci. Pagarnya dikunci,” kata Sarmuji.
Di akhir sambutannya, Sarmuji mengajak seluruh kader Golkar memperkuat militansi dan solidaritas melalui pendidikan politik dan keterlibatan aktif bersama masyarakat.
“Lalu kantor ini ayo kita jadikan sebagai pusat kegiatan untuk masyarakat kita