Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Diplomasi Makan Siang Demer-Mudarta Gelar, Pertanda Koalisi Golkar - Demokrat di Pilkada Bali
  Bambang Soetiono   20 Februari 2020
Plt Ketua Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer (tengah), Ketua Demokrat Bali Made Mudarta (kanan) dan ketua Desk Pilkada Demokrat Bali Putu Suasta seusai melakukan pertemuan di Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali, Senin (17/2/2020). (Dok Diplom

kabargolkar.com, DENPASAR - Kemungkinan terjadinya lawan kotak kosong di Pilkada 2020 di
enam daerah Bali, makin tertutup. Pasalnya, Golkar yang menjadi motor koalisi untuk menantang PDIP, memastikan akan berkoalisi dengan Demokrat. Melalui diplomasi makan siang, Golkar dengan Demokrat merancang koalisi di semua Pilkada 2020 di Bali.

Diplomasi makan siang itu dilakukan Ketua Demokrat Bali Made Mudarta dan Ketua Desk Pilkada Demokrat Bali Putu Suasta dengan Plt Ketua Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, di rumah Demer di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali, Senin (17/2/2020). Saat dikonfirmasi, Mudarta membenarkan pertemuan sambil makan siang itu. Ia mengakui, pihaknya mengunjungi Demer di rumahnya.

Selain berdalih silaturahmi menjelang Galungan, pertemuan itu juga membicarakan berbagai isu-isu terkini baik di Bali maupun Indonesia. "Obrolan lebih kepada saling ucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk keselamatan bumi beserta isinya, terkhusus doa virus corona segera menghilang agar sektor pariwisata Bali kembali bangkit," ungkap Mudarta kepada Tribun Bali saat dikonfirmasi seusai pertemuan.

Mudarta tidak menampik bahwa dalam diplomasi makan siang tersebut, kedua belah pihak membahas Pilkada 2020 yang akan berlangsung di enam kabupaten/kota di Bali. Yakni, Pilkada Denpasar 2020, Pilkada Badung 2020, Pilkada Tabanan 2020, Pilkada Jembrana 2020, Pilkada Bangli 2020, dan Pilkada Karangasem 2020. "Acara ngobrol ringan, terkait Pilkada 2020 di enam daerah di Bali juga ada pastinya," katanya.

Mudarta juga mengakui dalam diplomasi tersebut, ada pembicaraan terkait kesiapan kedua belah partai untuk berkoalisi di enam Pilkada 2020 nanti. Rencananya, penajaman koalisi akan dibahas seusai Golkar menggelar Musda akhir pekan ini.

Seperti diketahui, Golkar dan Demokrat baru berkoalisi secara resmi di Jembrana. Di Bumi Makepung, Golkar dan Demokrat membentuk koalisi besar dengan lima parpol lainnya, yakni Gerindra, PPP, NasDem, Perindo, dan PKS, dengan nama Koalisi Jembrana Maju (KJM). "Ya betul, nanti kami bahas lebih intensif setelah acara Musda Golkar Bali," papar Mudarta.

Sedangkan, Ketua Desk Pilkada Demokrat Bali Putu Suasta menegaskan kedua belah pihak sudah memiliki chemistry dan frekuensi yang sama di Pilkada 2020. Bahkan, Putu Suasta berharap akan ada Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua partai.

Untuk diketahui, di Kota Denpasar, Golkar mempunyai 8 kursi DPRD Denpasar atau 17,78 persen dan Demokrat punya 4 kursi setara 8,89 persen. Di Badung, Golkar mengoleksi 7 kursi DPRD Badung dan Demokrat punya 2 kursi atau kuasai 2,50 persen suara parlemen.

Di Tabanan, Golkar menempati posisi kedua dengan perolehan 5 kursi DPRD Tabanan atau hanya 12,5 persen. Sementara, Demokrat tidak memiliki satupun kursi di DPRD Tabanan.

Di Jembrana, Golkar mengoleksi 6 kursi DPRD Jembrana atau 17,14 persen suara. Sedangkan Demokrat dengan 3 kursi DPRD Jembrana atau kuasai 8,57 persen suara parlemen.

Di Bangli, Golkar sebagai pemilik 6 kursi di DPRD Bangli atau 20,00 persen dan Demokrat memiliki 3 kursi atau 10,00 persen.

Di Karangasem, Golkar dengan 11 kursi DPRD Karangasem atau kuasai 24,45 suara parlemen

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.