Untuk Pilkada Denpasar 2020, Putu Suasta menyebutkan, pihaknya akan mencari bersama-sama siapa calon yang akan diusung oleh kedua partai. Ia menegaskan, pihaknya siap mengusung calon baik dari internal kedua partai atau eksternal.
Namun dengan syarat, memiliki elektabilitas tinggi dan modal politik yang besar. "Ya kita kan yang penting persyaratan dulu. Nanti kan kita cari bersama-sama, bisa dari partai atau eksternal yang penting elektabiltasnya tinggi, logistiknya ada," tegasnya.
Namun, Demer justru masih malu-malu mengakui adanya persiapan menuju koalisi antara Golkar dengan Demokrat tersebut. Ia mengaku pihaknya masih sebatas melakukan tukar pikiran menuju Pilkada. "Ya masih tukar-menukar pikiran saja, belum lah sampai ke sana," katanya.
Demer bahkan mengatakan pihaknya baru akan membahas lebih lanjut seusai Musda pada akhir pekan ini, dan Kongres Demokrat yang direncanakan digelar Mei 2020 mendatang. "Ya kita siap saja, ini kan masih tukar pikiran saja, nanti tentu ada pembicaraan lebih lanjut, seusai Kongresnya mereka, kita juga mau Musda kan," ucap Demer.
Tandem Tamba Tunggu Survei
Ketua Desk Pilkada Demokrat Bali Putu Suasta menegaskan pihaknya sudah pasti akan mengusung kadernya yang juga mantan Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba sebagai Cabup di Pilkada Jembrana 2020.
Ia juga mengatakan, Demokrat menyerahkan siapa calon tandem Tamba kepada Golkar. "Soal wakil terserah lah, Golkar siapa, Demokrat kan sudah pasti Tamba," kata Putu Suasta.
Plt Ketua Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan, partainya menunggu hasil survei siapa calon pendamping Tamba. Menurut dia, survei tersebut akan terlihat hasilnya mulai minggu depan. "Survei-survei, semua tergantung survei," ucap Demer.
Sebelumnya, ada sembilan tokoh yang mendaftar di KJM, di antaranya I Ketut Suardika (mantan Ketua Golkar Jembrana yang juga Wakil Ketua DPRD Jembrana), I Ketut Widastra (Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Kecamatan Jembrana, Pekutatan, dan Mendoyo Golkar Jembrana), dan I Made Suardana (Plt Ketua Golkar Jembrana yang juga anggota DPRD Bali Dapil Jembrana), Nengah Tamba (kader Demokrat), Komang Adiyasa (kader Hanura), dan I Gede Budi Santoso (kader Gerindra).
Sedangkan 2 orang non-Parpol yang juga ikut mendaftar sebagai Cabup di Golkar, adalah I Made Prihenjagat (pensiunan Polri) dan I Nengah Nurlaba (Ketua APINDO Bali).