Covid-19 Berdampak Ekonomi, Golkar Bali Minta Relaksasi Bunga Bank dan Cicilan Kredit
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Daerah
kabargolkar.com, DENPASAR - Bali sudah ditetapkan berstatus siaga menghadapi penyebaran virus Corona (Convid-19). Partai Golkar Provinsi Bali meminta Pemerintah Daerah untuk fokus mengatasi penyebaran Covid-19 ini, dengan menggandeng peran serta masyatakat. Sebab, penyebaran virus ini tidak hanya mengancam keselamatan nyawa, tapi juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat.
“Di samping terkait kesehatan dan keselamatan masyarakat, Corona ini juga sangat berdampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat,” kata Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Selasa (17/3).
Didampingi Sekretaris DPD Golkar Bali I Made Dauh Wijana dan sejumlah pengurus lainnya, Sugawa Korry menyebutkan sejumlah dampak ekonomi itu, di antaranya pertumbuhan ekonomi akan stagnan dan berpotensi menurun, meningkatnya pengangguran, menurunnya daya beli masyarakat, dan pendapatan daerah/anggaran daerah berpotensi juga menurun. “Begitu juga selanjutnya, kalau tidak segera diatasi, penurunan akan berlanjut,” kata sugawa Korry.
Alumnus Program Doktoral Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang ini mengatakan, yang paling menderita dari dampak ekonomi penyebaran covid 19 ini tentu saja masyarakat terbawah. “Untuk itu segala daya upaya harus dimaksimalkan untuk atasi pandemik corona ini, melalui langkah-langkah pemerintah bersama gerakan masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat, kata dia, harus dibantu dengan memastikan tersedianya semua kebutuhan alat dan bahan untuk gerakan masyarakat melawan penyebaran covid-19 tersebut, seperti hand sanitizer, disinfektan dan lainnya. Yang tak kalah penting adalah kebutuhan bahan pokok tersedia cukup. “Karena itu harus awasi dan tindak tegas kaum spekulan yang menimbun bahan pokok,” tegas Sugawa Korry.
Ia melanjutkan, dampak ekonomi ini tentu sangat memberatkan masyarakat yang setiap bulannya membayar cicilan kredit di Bank. Karena itu Partai Golkar meminta agar masyarakat dibebaskan dari beban bunga bank, dan cicilan kredit ditangguhkan untuk sementara waktu sampai kondisi ekonomi kembali pulih. Termasuk membebaskan masyarakat maupun pelaku usaha dari beban pajak. “Bebaskan bunga dan tangguhkan cicilan kredit bank, bebaskan PPh dan PPn,” katanya.