Harapannya, rig yang dioperasikan pun bisa meningkat menjadi lima rig hingga Agustus 2021. Dengan demikian, produksi minyak di Blok Rokan tidak turun terlalu dalam. "Ketika Pertamina mengambil alih, produksi bisa ditingkatkan lagi karena mereka akan investasi lebih banyak di driling, eksplorasi, dan eksploitasi," ujar Purbaya. [tempo]