Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Menperin AGK Apresiasi Investasi PT Yili Indonesia Dairy Bangun Pabrik Baru
  Bambang Soetiono   11 Desember 2021
masih mampu tumbuh sebesar 3,49% pada triwulan III Tahun 2021, sejalan dengan pertumbuhan PDB nasional sebesar 3,51%.

“Pada periode yang sama, industri makanan dan minuman berkontribusi sebesar 38,91% terhadap PDB industri pengolahan non-migas, sehingga menjadikannya subsektor dengan kontribusi PDB terbesar,” sebutnya.

Pada periode Januari-Oktober 2021, ekspor dari industri mamin mencapai USD36,9 miliar, naik 52% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 sebesar USD24,2 miliar. Bahkan, industri mamin mampu menarik investasi sebesar Rp48,5 triliun sampai dengan triwulan III tahun 2021, dan secara keseluruhan menyerap tenaga kerja sebanyak 1,1 juta orang.

Menperin juga menyambut baik dan berterima kasih atas kontribusi PT Yili untuk turut serta membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi bagi anak sekolah usia 12 hingga 17 tahun di Kabupaten Bekasi.

“Indonesia dinilai berhasil menjadi salah satu negara yang mampu mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19 hingga level 1. Ekonomi Indonesia, termasuk sektor industri telah mulai pada tahap pemulihan,” jelasnya.

Industri Pengolahan Susu

Pada kesempatan yang sama, Menperin AGK menyampaikan bahwa industri pengolahan susu merupakan salah satu sektor pangan yang mendapat prioritas pengembangan. Hal ini mengingat kontribusinya terhadap perekonomian nasional yang cukup besar, dan juga memiliki program kemitraan yang kuat dengan para peternak sapi perah lokal. Guna meningkatkan produktivitas industri pengolahan susu, perlu didukung ketersediaan bahan baku susu segar.

“Oleh karena itu, perlu dioptimalkan produksi susu segar dalam negeri (SSDN). Sebab, tantangannya saat ini adalah menekan impor bahan baku,’ tegasnya.

Menperin menyatakan, pihaknya bertekad akan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menjalankan kebijakan dan program strategis dalam pengembangan industri pengolahan susu agar bisa lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Apalagi, industri pengolahan susu masih memiliki prospek bisnis yang cukup cerah ke depannya, seiring dengan potensi meningkatnya konsumsi produk susu di tanah air.

“Kami memberikan apresiasi kepada pelaku industri pengolahan susu di tanah air yang berkomitmen untuk memperkuat kemitraan dengan koperasi dan peternak sapi perah lokal. Hal ini untuk menjaga pasokan bahan baku yang terintegrasi sehingga bisa meningktakan produktivitas dan kualitas SSDN,” papar AGK.

Kemitraan ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah lokal. Komisaris Yili Group, Pan Gang juga menyampaikan harapannya terhadap industri pengolahan susu di Indonesia.

“Melihat ke depannya, kami akan menggunakan industri berbasis susu Yili di Indonesia untuk menjalin kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia dalam industri berbasis susu bagi kehidupan masyarakat yang sehat, mengembangkan kualitas lingkungan yang baik antara Tiongkok dan Indonesia, dan berkontribusi bagi kesejahteraan Indonesia,” papar Pan Gang.

Plt. Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan untuk memacu produksi SSDN, salah satu kuncinya adalah penyediaan pakan hijauan yang berkualitas.

‘Setelah kami belajar dari para praktisi dan akademisi, pakan hijauan menjadi faktor penting dalam menggenjot produksi susu segar dari sapi perah,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Kemenperin mendorong industri pengolahan susu ikut berkontribusi membudidayakan pakan hijauan, dan Kemenperin juga memacu investasi industri pengolahan pakan hijauan guna menumbuhkan sektor tersebut. Artinya, ada upaya penciptaan wirausaha dan peluang bisnis baru.

“Kalau kita bisa menghasilkan pakan hijauan yang berkualitas dan kompetitif, akan mendongkrak produktivitas industri pengolahan susu di tanah air. Apalagi, investasi di sektor industri pengolahan susu terus tumbuh,” papar Putu.

Oleh karenanya, Kemenperin akan mengembangkan pengolahan pakan hijauan, khususnya industri yang terintegrasi dengan bahan

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.