Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Menko Luhut Minta Kerjasama Masyarakat Bantu Pemerintah Lawan COVID-19 Omicron
  Bambang Soetiono   16 Januari 2022

kabargolkar.com, JAKARTA - “Segala keputusan yang diambil untuk memitigasi keparahan kondisi Covid-19
telah melalui proses penelitian dan kajian dari berbagai akademisi dan pakar terkait. Kita harus bekerja sama dalam menghadapinya,” sebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dalam Konferensi Pers virtual Update Penanganan Pandemi Covid-19 pada Minggu (16/01/2022). 

Hadir dalam konferensi yang digelar usai Ratas dengan Presiden Joko Widodo, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Menghadapi Pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya untuk memitigasi kemungkinan penambahan kasus Covid-19, terutama setelah munculnya varian Omicron di Indonesia. Berdasakan data, saat di negara-negara Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat telah melewati puncak varian Omicron, sedangkan di negara Asia masih meningkat. “Memang varian Omicron ini gejalanya lebih ringan dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya, seperti Delta, tetapi kita harus melakukan mitigasi supaya kejadian pertengahan Juli 2021 tidak terulang kembali,” tutur Menko Luhut. Menurutnya, tingkat perawatan rumah sakit dan kematian pun dapat meningkat akibat kasus yang meningkat tajam.

Di Indonesia sendiri, para peneliti telah melakukan studi dan memperdiksi bahwa puncak gelombang Omicron diproyeksikan terjadi pada awal atau pertengahan Februari 2022 dengan angka mendekati 25 ribu kasus per hari. “Namun apabila kita meningkatkan protokol kesehatan, mendorong jumlah orang tervaksinasi, dan menerapkan pengetatan mobilitas sebagai alternatif terakhir, kita pasti bisa membuat perkembangan menjadi landai dibanding dengan apa yang terjadi di negara lain,” beber Menko Luhut menyebutkan kemungkinan lainnya.

Sebagai informasi, per pertengahan Januari 2022 ini kasus konfirmasi harian di Indonesia kembali meningkat. Setelah tiga bulan terakhir, kasus terkonfirmasi mencapai 1.054 kasus dan kasus transmisi lokal menjadi lebih tinggi bila dibandingkan dengan transmisi dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Namun demikian, Menko Luhut mengatakan bahwa langkah pengetatan pintu masuk masih tetap harus dipertahankan untuk mencegah masuknya varian Omicron ke dalam negeri.

Mengenai perbandingan jumlah kasus, Menko Luhut mengatakan bahwa kini jumlah Varian Omicron banyak terjadi di Pulau Jawa dan Pulau Bali, terutama di Provinsi DKI Jakarta dan di Banten serta Jawa Barat, yang sebagian wilayahnya termasuk bagian dari aglomerasi Jabodetabek. Di sisi lain, kasus di provinsi lain relatif terjaga meskipun pemerintah harus berhati-hati mengingat mobilitas di Jawa-Bali sudah sangat tinggi. “Kita semua bertanggung jawab. Saya harap kita semua bisa bersatu. Saya minta kompak kita semua,” tegas Menko Luhut.

Berdasarkan asesmen pada 14 Januari yang lalu, kota/kabupaten yang masuk ke level 1 juga meningkat menjadi 20 wilayah. Pemerintah juga akan memonitor dan mengevaluasi PPKM setiap minggunya agar dapat mengantisipasi perubahan yang terjadi cepat akibat varian Omicron.

Menko Luhut menyatakan bahwa selanjutnya pemerintah akan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menahan mobilitas keluar rumah maupun aktivitas berkumpul. “Perkantoran diimbau untuk sebisa mungkin melakukan aktivitas work from home dan syarat masuk ke tempat publik diperketat menjadi harus full vaksinasi,” jelasnya

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.