20 Januari 2021
Fokustalk: E- Commerce di Indonesia Masih Terkendala Rendahnya Literasi Digital
  Nyoman Suardhika
  01 Mei 2020
  • Share :
Credit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi menjadi kendala serius bagi masyarakat untuk mencari alternatif diberbagai lini dan ruang buat beraktivitas, salah satunya ekonomi. Saat ini pemerintah menerbitan Perppu No. 1 Tahun 2020 Menjadi Landasan untuk Pengenaan Pajak Kegiatan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) atau Transaksi Elektronik.

Sistem digitalisasi yang akan menjadi Platform utama buat alat transaksi dipredisksi bakal meningkatakan kinerja sekaligus laba atau keuntungan meski dalam ruang virtual. Hanya saja ada kendala dalam pelaksanaanya, yakni perihal literasi Digital dalam masyarakat Indonesia.

Dikutip dalam sebuah diskusi Vitual Fokustalk: Digitalisasi Ditengah Pandemi, yang diselenggarakan Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker), Jumat (1/5/2020), bahwa adanya ketimpangan soal literasi digital pada Masyarakat juga menjadi pekerjaan juga sebelum mengimplementasikannya.

" Kita masih ada masalah dalam soal Literasi Digital, dimana ketimpangan ini sangat berbanding jauh bila dilaksanakan saat ini. Seperti yang diketahui pula, mungkin kalau masyarakat perkotaan bisa dan paling siap menajalankan E Commerce ataupun belanja belanja virtual lainnya, dengan populasi sekitar 260 juta lebih, bisa dikatakan angka persentase 30 sampai 40 persennya yang mungkin benar benar sanggup dalam transaksi elektornik." Ungkap salahsatu narasumber Fokustalk

Lebih lanjut, bantuan dan stimulus yang digelontorkan pemerintah sejauh ini sudah mulai terencana sampai tingkatan level bawah, meski ada beberapa kendala semacam keterbatasan distribusi khususnya yang terkait dengan peraturan akibat kebijakan PSBB pemerintah Daerah.

" Ini saya merasa bersyukur bahwa pemerintah saat ini sudah optimal dalam pemberitan stimulus dan bantuan bantuan dalam penanggulangan Pandemi Covid-19, khusus dalam menggairahkan para pelaku usaha UMKM, data di beberapa pelaku usaha sendiri setelah adanya pencairan stimulus pemerintah sudah mulai bergerak." Papar ketua HIPMI DKI Sarman Simanjorang

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.