Oleh: Tonny Saritua Purba
Kabargolkar.com - Saat pemaparan dari Hasto Suprayogo selaku penggiat media sosial dan expert digital campaign marketing langsung dari Ingrish saat Kabar Golkar Study Group mengadakan Zoom Webinar yang diikuti oleh para penggiat media sosial dari beberapa pengurus dan para kader Golkar dari berbagai daerah mengatakan bahwa dari semua daftar platform atau channel media sosial yang paling banyak diakses oleh masyarakat Indonesia adalah akun youtube. Artinya apa ? Bagi Politisi yang belum memiliki akun Youtube maka segeralah buat akun Youtube.
Saya selaku salah satu pengurus Partai Golkar Kota Bogor sama sekali belum memiliki akun youtube, walaupun sebenarnya secara pribadi saya sudah mengelola beberapa fanepage diantaranya fanepage pribadi, Partai Golkar Kota Bogor dan Politisi Partai Golkar Blusukan ke Sawah.
Saat ada kesempatan, saya bertanya kepada Hasto Suprayogo, saya katakan bahwa untuk memiliki akun Youtube tidaklah mudah, perlu SDM, wawasan dan team work di dalamnya, faktor ini yang menurut saya tidak semua dimiliki oleh politisi sehingga perlu ada tranner di dalamnya, terutama dalam membuat konten dan materi yang tepat.
Diakui oleh Hasto Supayogo dominan masyarakat memang kesulitan dalam membuat konten Youtube, tapi sebenarnya mudah bagi yang sudah memiliki alamat e-mail dari gmail, akun Youtube bisa diaktifkan, buat video yang sederhana yang sesuai dengan tema, buat video singkat durasi 1-2 menit.
Saya pikir untuk menghadapai Pilkada 2020, termasuk untuk persiapan Caleg tahun 2023 dan juga bagi para Anggota DPR perlu memiliki akun Youtube, Politisi perlu meningkatkan suara simpatisan, jumlah pemilih perlu dijaga dan dibina. Hasil penelitian yang dijelaskan oleh Hasto Suprayogo harus kita terima, di samping Politisi memiliki akun Facebook, Istagram dan Twiiter maka Politisi perlu memiliki akun Youtube karena dari semua daftar platform atau chanel media sosial yang paling banyak diakses oleh masyarakat Indonesia adalah akun Youtube
Tonny Saritua Purba (Fungsionaris Partai Golkar Kota Bogor)