Kabargolkar.com - Merujuk Surpres (Surat Presiden) yang disampaikan oleh Mensesneg Bapak Pratikno
di kompleks Senayan DPR-RI pada hari rabu tanggal 3 November 2021 tentang calon tunggal panglima TNI yakni Jenderal Andika Perkasa (KASAD) saat ini menggantikan marsekal Hadi Tjahjanto yang sudah masuk masa pensiun sebagai penglima TNI.
Menanggapi perihal terpilihnya sosok Jenderal Adhika menjadi Panglima TNI, Ketua Umum DPN MPI Bung Amin Ngabalin berbicara banyak terkait proses politik di tubuh TNI, Ketua Umum DPN MPI mengatakan bahwa langkah Presiden RI sudah tepat dalam memilih dan melakukan proses regenerasi pucuk kepemimpinan TNI saat ini.
"Kenapa saya katakan sudah tepat? Pertimbangannya sangat jelas seperti sejak awal sikap kami DPN MPI dalam 2 bulan yang lalu, dari beberapa nama yang berkembang di seputaran Istana Presiden dan Senayan DPR-RI bahwa Jenderal TNI Andika Perkasa yang memiliki nilai plas lebih dibandingkan dengan Figur lain seperti Kepala Staf angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang bersaing ketat untuk jabatan panglima TNI kedepan,'' Jelas Amin Ngabalin dalam keterangan Persnya, Minggu (7/11/2021).
''Memanasnya politik kawasan blok Natuna, dan munculnya politik sentimen kawasan yang dipelopori oleh 3 negara adikuasa yakni, Amerika serikat, Rusia, dan China membuat Indonesia sebagai Negara yang berdaulat harus mempersiapkan diri sedini mungkin agar kawasan atau tanah air kita tetap aman dan terkendali,'' Sambungnya.
Jenderal Andika Perkasa sudah terpilih sebagai Panglima TNI tinggal menunggu dilantiknya oleh bapak Presiden Joko Widodo, dan yangs menjadi startegi dalam kedepan salah satu yang menjadi isu terhangat dari wilayah kedaulatn ialah mengenai wialyah Natuna yang berdekatan dengan Laut China Selatan dimana ini menjadi isu Internasional.
''Kita butuh Panglima TNI yang punya Karakter Kuat Nasionalismenya dan Pengalaman Militer Internasioanalnya dalam menghadapi setiap ancaman perbatasan yang terjadi dalam wilayah NKRI. Dan Jenderal Andika Perkasa memiliki itu semua. Salah satu yang menjadi Isu akhir akhir ini adalah soal Natuna yang kita ketahui bersama dekat dengan kawasan Laut China Selatan yang menjadi Isu hangat International,'' Terang Tokoh Muda Papua Barat tersebut
Jika melihat kecakapan dalam berdiplomasi ataupun bekerjasama dengan kemampuan kekuatan Militer luar negeri, bisa dilihat kalau Jenderal Adhika merupakan sosok sudah piawai dalam menjalankan strategi maupun kemampuan intelijennya sebagai perwira TNI AD.
''Di internal TNI AD, Jenderal andika dikenal punya kemampuan inteligen yang mumpuni. Pengalaman dan pengetahuan intelegen yang baik akan berdampak pada akurasi pembacaan dan penempatan personil TNI kedepan dalam menangkal bahaya dari dalam dan luar negeri. Jenderal seperti ini sangat dibutuhkan saat ini dalam tubuh TNI dimana beberapa tahun terakhir TNI kita lemah dalam pembacaan inteligennya,'' Ungkap Amin yang juga Fungsionaris di DPP Partai Golkar ini.
Terakhir, Amin Ngabalin menyoroti pula yang menjadi perhatian luas soal modernisasi alat alat persenjataan atau biasa disebut alutista