Bila disinggung soal kesiapan dirinya untuk menuju perhelatan politik di 2024, pada prinsipnya partai golkar mempunyai mekanisme dan aturan main dengan sendirinya, serta selalu mengedepankan responsif publik dalam satu konsep rilisan survey.
Partai golkar juga memiliki banyak kader potensial yang bisa dan siap diorbitkan menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati buru kedepanya, diantaranya ada M. Rum Soplestuny, (MRS) Gadis Siti Nadia Umasugi (GSNU), Jaidun Saanun (JS), Iksan Tinggapy ,(IT,) Rustam mahulette (RM) Alfariatuh A Marasabessy, (Ria) Marsel Besan (MB) Rully Mandani Hentihu (RH) dan Ye seh Assagaf, itu menandakan bahwa Golkar kaya akan figuritas dan kaders potensial yang mumpuni dan siap bertarung dengan siapapun.
Oleh karena kesiapan itu, siapapun yang memperoleh restu dan dukungan partai serta mendapat mandat dan kepercayaan dari rakyat, Maka golkar akan solid dan tetap satu untuk siap bertarung dengan segala kesiapan dan menerima segala tantangan dan konsekwensi politik nantinya, dengan satu harapan dan tekad bahwa apa yang sudah diciptkan dan ditinggalkan oleh RU sebagai bupati buru 2 periode yang juga mantan ketua DPD II PG Buru yang kini telah menjadi ketua DPD I PG Maluku, akan dipertahankan, dilanjutkan bahkan ditingkatkan lagi dengan segala usaha, terobosan ide, konsep dan gagasan-gagasan baru yang akan di tuangkan dalam program-program kerja pemerintahan birokrasi nantinya.
Dan sebagai kader partai juga bertanggungjawab sepenuhnya untuk mempertahankan, meningkatkan serta membesarkan partai golkar dikabupaten buru khsusunya.
Semoga kita semua dapat bergandeng tangan, bahu-membahu membangun negri bupolo ini ke arah yang lebih baik lagi, dengan berpolitik secara sehat aman dan damai.