Menurut dia, hal tersebut tidak bermaksud untuk tidak menghormati orang yang ditemui. Namun, itu merupakan identitasnya. Selain itu, dia ingin menunjukan kepada generasi muda bahwa politik tidak selamanya kaku.
”Ambillah risiko yang lebih besar dari apa yang dipikirkan orang lain aman. Berilah perhatian lebih dari apa yang orang lain pikir bijak. Bermimpilah lebih dari apa yang orang lain pikir masuk akal,” tandasnya.(radarbekasi)