26 September 2020
Ketum DPP MDI Kutuk Keras Penusukan Syekh Ali Jaber dan Minta Diusut hingga Tuntas
  Muhammad Said
  14 September 2020
  • Share :
Dr. H. Deding Ishak Ketua Umum DPP MDI./visi.news/budimantara

kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Deding Ishak mengutuk keras penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber yang terjadi di Bandarlampung, Minggu (13/9).

Deding menegaskan bahwa perisitiwa penusukan ini adalah sangat menyedihkan dan meminta pihak berwajib untuk mengungkap motif pelaku beserta jaringan yang mungkin berafiliasi dengan pelaku kekerasan terkait, dengan segera, dan terbuka kepada masyarakat.

“Peristiwa penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ini sangat menyedihkan. Saya mengimbau pihak berwajib atau kepolisian agar bisa bertindak dengan tegas dan mengungkap motif serta jaringan pelaku kriminal ini sehingga hukum dapat ditegakkan dalam hal memberikan kenyamanan pada masyarakat. Aparat wajib menjamin keamanan para ulama dalam berdakwah” ujar Kang Deding Ishak (KDI), sapaan akrab Deding Ishak, saat diwawancara VISI.NEWS via WhatsApp, Senin (14/9).

Kang Deding Ishak juga menilai penusukan tersebut bertentangan etika, hukum, dan agama. Oleh karena itu, Ketua Yapata Al-Jawami dan Fungsionaris Partai Golkar ini meminta aparat kepolisian mengusut tuntas dan tidak dengan mudah memberikan kesimpulan ‘gangguan kejiwaan’ terhadap pelaku.

“Kepolisian harus tegas dalam investigasi kasus ini secara detail sehingga motif sesungguhnya dapat diketahui. Jika memang ada aktor-intelektual di belakang pelaku, wajib diungkap dan ditindak secara tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.”ujarnya

Tokoh agama ini ini menegaskan bahwa pihanya sangat mempercayai proses yang dijalankan oleh kepolisian setempat. Dia pun mengapresiasi pernyataan dan sikap tegas pimpinan DPR DR H Azis Samsudin yang akan memotitor penanganan kasus ini oleh aparat hukum. Masyarajat perlu mengawasi proses ini secara seksama, jangan dianggap angin lalu karena peristiwa ini sangat serius, penyidikan ini harus tuntas, transparan, dan akuntabel.

“Pemerintah harus berupaya dan wajib memastikan bahwa para ulama merasa aman dan tenteram saat menjalankan aktivitas dakwah dan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar mantan anggota Komisi III dan Wakil Ketua Komisi VIII ini.

Deding menyatakan bahwa sesungguhnya masyarakat Lampung itu sangat damai sehingga dengan kejadian peristiwa ini sangat menggangu ketertiban umum. Deding pun meminta Menteri Agama, Kapolri, dan Kepala BIN untuk berkoordinasi dan segera mengambil langkah-langkah antisipatif agar petistiwa ini tidak terulang di daerah lain di indonesia.

“Saya doakan Syekh Ali Jaber mugia cepet sembuh dan luka yang di deritanya serta dapat kembali beraktivitas kembali untuk terus berdakwah dalam proses mengamalkan ibadah dalam syi’ar Islam kepada masyarakat. Juga terhadap para ulama lainnya agar dapat kembali berkegiatan sebagaimana seharusnya tanpa memiliki kekhawatiran. Insyaallah niat berdakwah akan membuahkan kedamaian untuk kita semua,” tutupnya. [visinews]

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.