Kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Nasional (DPP) Himpunan Wanita Karya (HWK) telas sukses
menggelar Rapat Koordinasi Regional dua wilayah secara vitual selama dua hari berturut turut, pada sesi hari pertama terselenggara bersama Regional Timur di hari Sabtu (10/10/2020), serta keesokan harinya giliran Regional Bagian Barat, Minggu (11/10/2020).
Dalam kesempatan ini Ketua Umum DPP HWK Ir. Dany Soedarsono berharap dengan diselenggarakannya pelaksanaan Rakoreg di dua wilayah regional Barat dan Timur ini, adalah untuk menjawab tantangan kesiapan bagi HWK dalam menyambut tatanan kebiasan baru yang saat ini menjadi skala perioritas dalam sendi sendi pergaulan nasional dan global, seperti yang diketahui lahirnya atau kejadiran perkembangan Industri 4.0 ditambah dengan musibah Pandemi yang kedatangannya tidak kita hapakan bersama, ini telah memaksa kepada pandangan bagi Kita semua untuk bisa berpartisipasi sekaligus berkontribusi menjawab tantangan ini.
" Hari ini kita berkumpul di sini dalam rangka berbicara tentang bagaimana HWK bisa sukses dalam memasuki Era Kebiasaan Baru, sebagai upaya untuk menggairahkan dan menghidupkan serta membawa organisasi ke arah perubahan untuk kemajuan. Sesuai dengan Tema RAKOREG DPP HWK Tahun 2020, yaitu "Pengembangan Nilai Nilai HWK di Era Kebiasaan Baru untuk Kemajuan Perempuan dan Bangsa Indonesia". Tema ini tidaklah eksklusif milik HWK, akan tetapi setiap organisasi di manapun berada akan berhadapan dengan kenyataan dan tantangan ini. Sungguh Era Kebiasaan Baru yang dihadapi bangsa Indonesia dewasa ini merupakan ujian dan cobaan yang berat, dimana setiap sendi kehidupan masyarakat dewasa ini terkena akibat wabah korona dan dampaknya telah menerpa seluruh sektor kehidupan berbangsa dan bernegara,'' Tutur Dany Soedarsono dalam pembukaan pada sesi rapat dihari pertama dengan perwakilan Anggota DPD HWK regional Timur, Sabtu (10/10/2020).
Selain masalah kesehatan akibat korona, juga sekarang pelan tapi pasti hadir pula masalah sosial, ekonomi, pendidikan, dan politik telah semakin menambah kompleks persoalan yang ada. Apalagi sampai saat ini belum ditemukan vaksin atau obat untuk penyembuhan bagi yang terinfeksi Covid-19. Karenanya dalam rangka menjawab situasi dan kondisi yang terjadi, maka Tatanan Era Kebiasaan Baru harus dipandang sebagai transformasi perilaku masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan menerapkan protokol yang telah ditetapkan sampai ditemukannya vaksin untuk menangkal Covid-19.
HWK sebagai aset bangsa harus mampu mengkontribusikan nilai-nilai baru untuk kemajuan bangsa. Karena itu HWK harus dapat lebih meningkatkan kemampuan dalam membangun komunikasi efektif dengan semua pihak, terutama komunikasi antara Pusat dan Daerah, sehingga semua program yang dijalankan organisasi dapat disinergikan dengan kebijakan yang ada.
" Sinergi ini tentunya akan membawa kita semakin kompak dalam membangun ke arah yang kita inginkan. Dengan hadirnya Era Kebiasaan Baru telah memaksa kita untuk mampu melakukan penyesuaian diri dengan cepat, apalagi dewasa ini adalah zaman serba digitalisasi dan otomatisasi (Revolusi Industri 4.0)