Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Maman Abdurahman: Jangan Salahkan Stafsus Milenial, Harusnya Kita Berterima Kasih
  Kabar Golkar   30 April 2020
Ketua DPD Partai Golkar Kalbar Maman Abdurahman (KOMPAS.com/HENDRA CIPTA )

KabarGolkar.com- Dugaan penyalahgunaan wewenang di kalangan staf khususmilenial Presiden
Jokowi menuai polemik. Politikus PDIP Arteria Dahlan bahkan meminta para milenial di Istana itu dibubarkan. Merespons hal itu, Ketua DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman mengaku tak sependapat. Dia menilai stafsus milenial tak perlu dibubarkan.

"Tidak perlu dibubarkan, ini hanya pola dan cara pandang antar generasi yang belum matching. Insyallah nanti pasti akan bisa mengerti dan saling memahami," kata Maman saat dimintai tanggapan, Kamis (30/4).

Maman berpandangan, seharusnya pemerintah berterima kasih kepada para anak-anak muda yang menjadi stafsus presiden. Sebab, mereka memiliki karya startup yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia.

"Justru kalau saya malah menyarankan kita berterima kasih kepada adik-adik milenial kita yang telah berhasil membuat produk-produk seperti itu," ujar Maman.
 
"Saran saya kepada mereka-mereka para generasi milenial pegiat perusahaan startup, maju terus. Jangan pernah takut berkarya karena keberhasilan yang hakiki tidak akan pernah dilalui melalui jalan yang lunak tapi pasti melalui jalan yang keras dan terjal," tambahnya.


Dugaan Salah Sangka Program Prakerja

Anggota Komisi VII DPR itu juga meluruskan terkait banyaknya dugaan salah sangka untuk program Prakerja yang menelan biaya mencapai Rp 5,6 T itu. Dijelaskan Maman, karena kondisi wabah COVID-19, maka yang digunakan adalah modul online untuk program kartu Prakerja.

Maman menuturkan lembaga yang memiliki kemampuan membuat module online baru sekitar 300-an lembaga. Lalu 300-an lembaga pelatihan itu memasarkan module mereka melalui market place virtual yang sampai saat ini ada sebanyak delapan perusahaan virtual, salah satunya adalah Ruangguru.
 
Nantinya, menurut Maman, kalau memang ada lagi perusahaan startup seperti Ruangguru, Pintaria, Sekolahmu dan lain-lain, dia meyakini pemerintah akan dengan senang hati menerima.
 
"Karena perusahaan-perusahaan startup tersebut hanya sebagai market atau pasar saja untuk memasarkan modul-modul pelatihan yang dimiliki oleh semua lembaga pelatihan," jelas Maman.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.