Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Undang Presiden di Harkopnas Virtual 2020, Nurdin Halid: Covid-19 Momentum Redesain Struktur Ekonomi Negara
  Nyoman Suardhika   05 Juni 2020
Credit Gambar / Industri.co
Rakyat Indonesia (SOKRI) sebagai wadah tunggal gerakan koperasi di wilayah hukum NKRI. Sejak 1968, SOKRI berubah menjadi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). 

Peringatan Hari Koperasi Nasional digelar setiap tahun dengan tuan rumah secara bergiliran. Dalam program Dekopin tahun 2020, tuan rumah Harkopnas tahun 2020 adalah Sulawesi Utara. Namun karena wabah Covid-19, Sulawesi Utara telah diputuskan menjadi tuan rumah Harkopnas pada tahun 2021.

Menanti Arahan Presiden

Lebih jauh Nurdin Halid menjelaskan bahwa peringatan Hari Kopersi secara virtual pada tahun 2020 akan menghadirkan Presiden Joko Widodo dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Dari Gerakan Koperasi akan hadir Induk-Induk Kperasi, Dekopinwil, Dekopinda, pengurus Koperasi-koperasi dan kalangan praktisi Koperasi. 

“Sesuai tradisi selama 73 tahun usia Dekopin, Hari Koperasi tahun 2020 juga akan mengundang Bapak Presiden, Menko Perekonomian, dan Menteri Koperasi dan UKM. Kami juga akan mengudang semua gubernur dan bupati dan walikota seluruh Indonesia untuk hadir secara virtual. Kami tentu berharap  kalangan Gerakan Koperasi bisa ikut memeriahkan Harkopnas tahun ini,” ujar Nurdin Halid.

Kehadiran Presiden dan Menteri Koperasi di acara virtual Hari Koperasi 2020 sangat penting dan strategis bagi Gerakan Koperasi maupun pemulihan ekonomi nasional di tengah kegamangan dan ketidakpastian akibat wabah Covid-19 yang berkepanjangan. Karena, menurut Nurdin Halid, krisis multidimensi tahun 1998 dan krisis akibat Covid-19 di tahun 2020 berbeda. Krisis tahun 1998 menimpa para konglomerat dan pelaku bisnis level atas, sedangkan krisis 2020 menghantam UMKM dan Koperasi di level bawah sebagai jantung dan sendi perekonomian nasional.

Di akhir tahun 2019 lalu, sekitar 64 juta UMKM dan 25 juta anggota Koperasi memberikan kontribusi sebesar 66,2% terhadap PDB atau sekitar Rp 2.400 triliun. Karena itu, Nurdin Halid memastikan bahwa gerakan Koperasi sangat mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo dan Menteri Koperasi untuk mendengarkan kebijakan dan arahan pemulihan ekonomi rakyat di tengah situasi dan kondisi keterpurukan negara bangsa akibat badai wabah Virus Corona.

Dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk menanggulangi dampak virus Corona atau Covid-19 yang diumumkan Pemerintah Rabu (3/6/2020), dari total anggaran Rp 677 triliun, dukungan kepada UMKM sebesar Rp 123,46 triliun untuk subsidi bunga, penempatan dana untuk restrukturisasi, dan mendukung modal untuk UMKM yang pinjamannya di bawah Rp 10 miliar. Dukungan kepada dunia usaha berbentuk insentif pajak sebesar Rp 120,61 triliun serta dukungan bidang pembiayaan dan korporasi sebesar Rp 44,57 triliun.

“Di hari penting dan bersejarah itu, gerakan Koperasi seluruh Indonesia akan menantikan arahan Bapak Presiden tentang komitmen beliau ingin mendesain ulang struktur ekonomi nasional agar sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Meski Koperasi tidak disebut khusus dalam PEN, Dekopin berharap, fungsi dan peran koperasi mendapat perhatian khusus dalam program pemulihan ekonomi nasional itu. Inilah momentum yang baik untuk menata ulang struktur ekonomi nasional yang diharapkan Bapak Presiden. Dalam hal ini, Koperasi sebagai organisasi ekonomi rakyat, termasuk UMKM, membutuhkan dukungan nyata dan signifikan. Percayalah, Koperasi sangat bisa diandalkan Pemerintah sebagai motor penggerak UMKM-UMKM,” ujar Nurdin.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.