Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Airlangga Minta GP Ansor Sosialisasi Bahaya Covid-19 Pakai Kearifan Lokal
  Bambang Soetiono   14 Juli 2020
Foto: Dok. Kemenko Perekonomian

kabargolkar.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memandang kampanye bahaya COVID-19 lewat medium kearifan lokal (local wisdom) bisa berjalan efektif. Ia pun meminta Gerakan Pemuda (GP) Ansor menerapkan metode tersebut untuk mengedukasi masyarakat, khususnya warga Nahdliyin.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam agenda webinar bersama Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut beserta Ketua PW (Pengurus Wilayah) GP Ansor se-Indonesia. Dengan pendekatan yang khas, GP Ansor lebih mudah untuk mengampanyekan bahaya COVID-19 kepada anggotanya yang berjumlah sekitar tujuh juta di Indonesia.

"Dulu pemerintah Hindia Belanda sewaktu terdapat pandemi spanish flu (flu spanyol) juga meminta kepada tokoh masyarakat untuk mengampanyekan bahaya flu tersebut lewat wayang. Jadi lewat tokoh pewayangan Petruk-Gareng. Itu lebih efektif," kata Airlangga dalam keterangannya, Senin (13/7/2020).

Airlangga menyakni penyampaian lewat kearifan lokal lebih mudah diterima masyarakat. Hal itu akan membantu menyadarkan masyarakat yang seakan tidak peduli dengan bahaya COVID-19 yang sudah melanda di 215 negara di dunia.

"Masyarakat harus tahu, bahwa ancaman COVID-19 itu real dan sudah ada fakta di lapangan. Jadi sahabat Ansor bisa membantu mengkampanyekan hal ini. Tentunya dalam kondisi itu masyarakat harus diberitahu bahwa hukum tertinggi adalah hukum kesehatan dan kemanusiaan," tutur Airlangga.

Dalam agenda webinar tersebut, Airlangga juga menjawab pertanyaan dari sahabat Ansor seputar program Kartu Prakerja, serta mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ia menuturkan, pemerintah telah memiliki program untuk memberikan kemudahan bagi UMKM mendapatkan KUR. Selain itu, pemerintah merancang skema pemberian modal kerja dengan sistem hibah. Program tersebut saat ini masih digodok oleh pemerintah.

"Tentunya dalam mengajukan KUR ini bidang usahanya ada dan sudah jelas, apalagi jika usahanya padat karya," ujar Airlangga.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.