Miskin Absolut Papua, Sebuah Fakta Yang Diakui Secara Gentleman Untuk Bangkit, Mandiri dan Sejahtera
Opini - sebelum kita bahas lebih jauh mari kita
memahami apa arti miskin absolut
deklarasi copenhgen menjelaskan kemiskinan absolut sebagai “ sebuah kondisi yang dicirikan dengan kekurangan parah kebutuhan dasar manusia, termasuk makanan, air minum yang aman, fasilitas sanitasi, kesehatan, rumah, pendidikan, dan informasi.
saya berkeliling Papua, dari 5 wilayah adat, kondisi yang tergambar di atas adalah suatu fenomena yang sering saya jumpai,
ada alasan yang mendasar dalam hal ini yaitu akses, kesempatan dan keberdayaan
kenapa akses karena dari sekian waktu selama kita hidup berbangsa dan bertanah air, selama hampir 40 tahun kondisi masyarakat tidak berubah,
saya secara pribadi sejak saya lahir 1974 hingga 2002, rumah saya masih dari lantai tanah, berdinding papan, dengan ukuran seadanya dan sanitasi sangat tidak layak, dan tahun 2000an saya mampu sedikit merubah keadaan rumah dengan kondisi yang layak,
artinya kendala yang alami adalah akses dan ketersediaan bahan karena pendapatan, bahwa dengan bermodalkan kecerdasan yang ada maka segala potensi yang dimanfaatkan menjadi sebuah hunian namun tidak layak, artinya keinginan untuk merubah keadaan telah ada namun keterbatasan akhirnya tidak bisa berbuat apa apa
ternyata saya keluar dari zona tersebut karena ada gairah dan kebangkitan raga untuk merubah situasi
mohon maaf kepada keluarga saya jika potret di atas sebagai contoh, karena real menceritakan kondisi ketidak berdayaan absolut yang saya alami bersama keluarga
kesempatan merupakan hal yang penting, kesempatan berakselerasi dalam setiap sendi kehidupan, agar dapat berkreasi merubah keadaan, kesempatan tidak minder ketika ada di kota, kesempatan tidak malu ketika memulai usaha, kesempatan tidak ragu meninggalkan kebiasaan yang tidak layak dan sebagainya
dan yang terpenting adalah siklus keberdayaan rakyat, keberdayaan adalah saling memanfaatkan potensi untuk saling menguntungkan, sehingga disitu akan ada potensi pendapatan yang berpengaruh kepada income pendapatan diatas 10 ribu perhari maka otomatis akan sejahtera.
jadi pernyataan Lukas Enembe dan Klemen Tinal pada debat, 2 Mei 2018 tentang kemiskinan absolut Papua adalah sebuah fakta dan realita yang harus ada solusi dengan kemasan BANGKIT, MANDIRI DAN SEJAHTERA
bagi saya itu adalah sebuah keberanian yang mengungkapkan fakta sesungguhnya, berbanding lurus dengan visi Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.
yang pasti ketika itu terungkap, maka akan ada dua kelompok yang tidak menerima,
1. malu atau tidak ingin disebut miskin absolut
jika kita pada kelompok ini maka, mari kita jujur dan tidak boleh munafik, marilah kita keliling Papua observasi kenyataan yang ada, bayangkan jika malam tiba, pikirkan jika siang tiba, pikirkan jika ada yang sakit, rasakan jika tidak ada akses informasi yang memadai
2. menganggap LE KT selama 5 tahun lalu belum berbuat