07 Desember 2021
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Posisi 4 di Asia
  Nyoman Suardhika
  23 Februari 2021
  • Share :
Credit Photo / Detik

Kabargolkar.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, prospek ekonomi Indonesia mulai tahun ini menjanjikan. Bahkan, bisa menduduki urutan ke empat dijajaran negara tetangga di Asia.

Airlangga menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut akan berada di posisi setelah China, Vietnam dan Korea Selatan secara berturut-turut. Pemerintah, katanya, optimistis terhadap laju perekonomian.

"Alhamdulillah prospek ekonomi Indonesia ke depan cukup menjanjikan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di posisi 4 setelah China, Vietnam dan Korea Selatan," kata dia melalui akun Instagram resmi @airlanggahartarto_official seperti dikutip Selasa, 23 Februari 2021.

Airlangga meyakini, ekonomi Indonesia akan tumbuh positif pada tahun ini. Sesuai dengan perkiraan berbagai lembaga dunia yang menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 4,4-4,8 persen.

"Untuk itu, sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo @jokowi mari bersama-sama membangun harapan, menyuarakan optimisme dan kita ingin berhasil menangani krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Juga meraih berbagai loncatan kemajuan," tegas dia.

Optimisme itu bukan tanpa dasar, Airlangga mengatakan meski di tengah Pandemi COVID-19, investasi Indonesia tetap meningkat Rp826,3 triliun. Di tambah sektor kapital market membaik tahun ini.

Untuk itu, dia menekankan, pemerintah akan terus bekerja dengan semangat dan dibalut dengan doa. Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan selama COVID-19.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar ini juga telah memberikan gambaran kondisi ekonomi Indonesia terkini secara keseluruhan. Menurutnya, sedikit demi sedikit, ekonomi Indonesia mulai membaik.

"Secara keseluruhan, kita melihat indeks keyakinan konsumen naik walaupun kemarin dari bulan Desember turun sedikit," kata Airlangga dalam wawancara khusus di program kabar pasar tvOne, Senin 22 Februari 2021.

Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia misalnya, dikatakannya sudah naik. Untuk diketahui indeks tersebut pada Januari 2021 tercatat sebesar 52,2 atau naik dari Desember sebesar 51,3.

Airlangga juga mengingatkan bahwa aturan turunan dari UU Cipta Kerja sudah rampung. Diharapkan investasi bisa masuk dan menumbuhkan lapangan kerja.

"Hampir seluruh PP dan Perpres sudah diundangkan, dan tentunya implementasi (kebijakan) melalui OSS (Online Single Submission) diperkirakan dalam waktu 4 bulan ke depan," tutupnya.

VIVA
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.